Artikel

“…KUJANG Simbol PUSAKA Kerajaan GALUH PADJAJARAN dan Masyarakat SUNDA Jawa Barat…”


This slideshow requires JavaScript.

SLIDESHOW PHOTO LIPUTAN TRADISI BUDAYA Oleh : Red NRMnews.com / Redaksi Nasionalis Rakyat Merdeka News Online

 

"...Abah Wahyu Afandi Suryadinata Guru Teupa Kujang Padjajaran - Bogor..." Photo By : Red NRMnews.com

“…Abah Wahyu Afandi Suryadinata Guru Teupa Kujang Padjajaran – Bogor…” Photo By : Red NRMnews.com

“…NRMnews.com – BOGOR, Kujang adalah senjata tradisional unik dari Jawa barat khususnya Kerajaan Sunda Galuh Padjajaran yang mulai dibuat sekitar abad 8 atau 9 Masehi, yang pada awalnya merupakan alat pertanian.

Namun kemudian Kujang berkembang menjadi sebuah benda yang bernilai simbolik dan sakral. Wujud baru tersebut yang kita kenal saat ini, diperkirakan lahir antara abad 9 – 12 Masehi.

Kujang merupakan Pusaka andalan Kerajaan Galuh Padjajaran, yang menjadi pegangan raja-raja besar Galuh Padjajaran, yang diantaranya adalah :

Prabu Lingga Buana, Prabu Niskala Wastu Kencana, Prabu Dewa Niskala, Sri Baduga Maharaja Prabu Siliwangi, Prabu Surawisesa Jaya Prakosa dan seluruh raja-raja asli Sunda. Kujang merefleksikan ketajaman dan daya kritis dalam kehidupan, sekaligus juga melambangkan kekuatan, keberanian untuk melindungi diri dan hal kebenaran. Menjadi ciri khas, baik sebagai senjata, alat pertanian, perlambang, hiasan maupun cindera mata.

Beberapa peneliti menyatakan istilah Kujang berasal dari kata KUDIHYANG (Kudi dan Hyang) Kudi berasal dari bahasa Sunda Kuno yang berarti kekuatan gaib/ Sakti. Sedangkan Hyang bermakna Dewa. Bagi masyarakat Sunda bahkan lebih tinggi, dimana Hyang bermakna diatas Dewa. Hal ini tercermin dalam ajaran “ Desa Prebakti ” dalam naskah “ Sanghyang Siksa Kanda Ng Karesian ” disebutkan “ Dewa Bakti di Hyang ”. Maka secara umum Kujang adalah Pusaka, yang mempunyai kekuatan gaib sakti yang berasal dari para Dewa (Hyang).

"...Koleksi Kujang Padjajaran Abah  Wahyu Afandi Suryadinata..." Photo By : Red NRMnews.com

“…Koleksi Kujang Padjajaran Abah Wahyu Afandi Suryadinata…” Photo By : Red NRMnews.com

Karateristik sebuah Kujang memiliki nama-nama bagian seperti, Papatuk/Congo (ujung kujang yang menyerupai panah), Eluk/Silih (lekukan bagian punggung), Tadah (lekukan menonjol pada bagian perut) dan Mata (Lubang kecil yang ditutup emas dan perak).

Kujang cenderung tipis, bahannya bersifat kering, berpori dan banyak mengandung unsur logam alam. Pada masa Kerajaan Galuh dan Padjajaran, orang yang ahli dalam membuat Kujang disebut Guru Teupa.

Dalam proses pembuatannya seorang Guru Teupa, harus mengikuti aturan-aturan tertentu agar Kujang dapat berbentuk sempurna. Seperti waktu untuk memulai membuat Kujang yang dikaitkan dengan kemunculan bintang di langit atau Bintang Kerti.

Selama proses pembuatan harus melakukan olah tapa (Puasa), agar terlepas dari hal-hal buruk. Seorang Guru Teupa Kujang Padjajaran di Bogor, Abah Wahyu Affandi Suradinata.BSc menyatakan pada redaksi NRMnews.com, bahwa Ia masih melakukan semua rangkaian dalam proses pembuatan Kujang tersebut.

Menurut keterangan Abah Wahyu Affandi Suradinata, pada masa Padjajaran, Kujang hanya boleh dimiliki oleh orang-orang tertentu berdasarkan status dalam masyarakat seperti Raja, Prabu Anom (Putra Mahkota), golongan Pangiwan, golongan Panengan, golongan Agama, para Putri serta kaum wanita tertentu dan para Kokolot.

"...Koleksi Kujang Padjajaran Abah  Wahyu Afandi Suryadinata ..." Photo By : Red NRMnews.com

“…Koleksi Kujang Padjajaran Abah Wahyu Afandi Suryadinata …” Photo By : Red NRMnews.com

Kujang bermata 9 hanya untuk pegangan para Raja. Mata 7 untuk para Mantri dangka/Prabu Anom dan para Pandita. Mata 5 untuk para Girang Seurat, Bupati Pamingkis dan Bupati Pakuan.

Mata 3 untuk para Guru Tangtu Agama dan Mata 1 untuk Pangwereg Agama. Pusaka Kujang terbagi empat (4) yaitu Kujang Pusaka (lambang keagungan dan perlindungan keselamatan), Kujang Pakarang (untuk berperang), Kujang Pangarak (untuk alat upacara), dan Kujang Pamangkas (untuk alat berladang).

Sedang berdasar bentuk bilah ada yang disebut Kujang Jago (bentuk ayam jago), Kujang Ciung (burung Ciung), Kujang Kuntul (burung Kuntul/bango), Kujang Badak (Badak), Kujang Naga (bentuk Naga) dan Kujang Bangkong (bentuk Katak).

Sehingga dalam menerima pesanan Kujang untuk pusaka, Abah Wahyu Affandi Suradinata, tidak sembarangan memberikan Kujang yang dipesan. Akan tetapi dilihat melalui nama dan hari lahir serta silsilah orang tersebut. Dan melalui olah Tapa Samadhi, untuk menentukan mana jenis Kujang yang cocok untuk orang tersebut. Kecuali bila Kujang dimaksudkan hanya untuk sekedar hadiah/cindera mata maupun Souvenir yang bersifat karya seni, maka tidak perlu melalui rangkaian tersebut.

Menurut orang tua ada yang memberikan falsafah luhur terhadap Kujang sebagai ” Ku-Jang-Ji Rek nerusken padamelan sepuh karuhun urang (Janji untuk meneruskan perjuangan Sepuh karuhun urang/nenek moyang) “. Yaitu menegakkan cara ciri manusia yaitu welas asih (cinta kasih), Tata Krama (etika perilaku), Undak Usuk (etika berbahasa), Budi Daya Budi Basa, Wiwaha Yuda na Raga (Ngaji Badan), serta menegakkan cara ciri bangsa yaitu Rupa, Basa, Adat, Aksara dan Budaya.

“.. Prof. R. Roza Mintaredja, Saat Memperlihatkan Salah Satu Contoh Jenis Kujang Kiwari…” Photo By : Red NRMnews.com

Prof.R.Roza Mintaredja pimpinan Lembaga Adat Keraton Padjajaran di Bandung, yang ditemui redaksi NRMnews.com dalam suatu kesempatan, menyayangkan Kujang tidak sepopuler Keris.

Hal ini kemungkinan di karenakan kurangnya pemahaman masyarakat Sunda, terkait tentang Kujang itu sendiri, serta kurangnya peran serta masyarakat, dalam upaya turut mempopulerkan sekaligus mempromosikan Kujang tersebut.

Sebagai Lembaga Adat yang melembagai Hukum Adat Sunda dan Budaya Sunda, Lembaga Adat Keraton Padjajaran memperjuangkan agar Kujang dapat menjadi senjata yang masuk dalam kategori Pusaka, seperti Keris, sekaligus sebagai simbol masyarakat Sunda atau Jawa Barat, yang bukan hanya merupakan sebuah senjata biasa.

Dan sekarang ini beberapa golongan masyarakat mulai banyak yang menyukai Kujang. Baik sebagai koleksi pusaka maupun koleksi souvenir. Dan bukan hanya orang Sunda yang menjadi kolektor, bahkan juga ada yang datang dari Jawa Tengah, Jawa Timur dan daerah lain. Namun memang belum semua lapisan masyarakat Sunda, kebanyakan mereka berasal dari kalangan Budayawan Sunda.

 
( Oleh :  Red NRMnews.com / Santi Widianti – Editor : A.Dody.R )

71 replies »

  1. saya sangat menyukai peninggalan leluhur diantaranya pusaka kujang,keris,mandau dll.terima kasih atas penjelasannya

  2. sy sbgai org sunda yg msih mncari jatidiri sbgai kisunda sangat trbantu oleh artikel2 yg membahas tentang masyarakat,kebudayaan dan sgala sesuatu yg brkaitan dg kasundaan..

  3. saya bangga pada generasi penerus tuk selalu eksis menjaga kebudayaan dan keluhuran pasundan yang berada di jawa barat / tatar sunda dari ujung kulon sampai ujung wetan teruskan budaya sunda dan jg jangan sam-pai punah karena jaman modren ini saya dukung penuh tuk menggali lagi lebih bayak kisah2 eyang prabu siliwangi dan seketurunannya maupun kerajaannya mat berjuang ( pondok tawasul silaturahmi umat manusia (siluman) silih asah silih asih silih asuh

  4. ass.. pak,, saya mau nanyak ama bpk, jdi kalau kujang yg besar nya sama panjang jri telinjuk, dan warna kuning ada tulisan arab, tulisan nya ashadu allah dan sarung nya terbuat sama besi kuning, jdi itu kujang apa nama nya pk,, saya hanya minta pengatahuan ama bpk..

  5. yg terhormat bp wahyu sbenar nya di kuarga sy jg punya pusaka sepsang kujang bergagang naga dari giok berlapat kan tulisan arab di tahun 608 m . bahkan ada peta jawa barat. dan gambar burung garuda jadi yg sy binggung di tahun berpa kerajaan pajajaran itu ada

  6. Saya pribadi Sebagai orang jawa barat/pasundan bersukukan sunda asli sangat
    Merasa bangga Dan kagum sekali kepada raja2 yang pernah memimpin tanah pasundan ini trutama kpda raja sri baduga raja prabu siliwangi yang gagah, hebat,pemberani Dan berwibawa di depan semua orang trutama kluarga Dan rakyat`y, mudah2an jiwa kepemimpinan raja2 tanah pasundan ini bisa menjadi panutan/contoh buat semua orang trutama buat masyarakat sunda ith tersendiri trutama buat kalangan pemuda2nya generasi penerus krajaan tanah sunda yang harus selalu berikut serta Dan berperan aktif dalam pelestarian budaya Dan adat sunda yang semakin terpuruk,! Ayouu bangkit genersi muda sunda jangan kmu mau kalah dengan generasi suku budaya laen Dan jadillah pemimpin2 yank baik,jujur,bijak sana, gagah berwibawa Dan hebat2 seperty raja2 kta and genersi muda sebelumnya,!

  7. Putra saya sangat menginginkan pusaka kujang.dia selalu semangat mencari tahu tentang kujang pusaka pajajaran.usianya baru 7 tahun.tolong dibantu sekiranya tahu dimana alamat yg bs didatangi untuk mendapatkan kujang pusaka.

  8. ass
    sya sangat ingin skali mmliki kujang pamor padjajaran,tlong d bntu sekirany tahu dmna alamat yg bsa d dtangi dan no yg bsa d hub.trimksh…….

  9. Saya sebagai Panji Pajajaran Anyar yg selalu menggali tentang seluk-beluk dan sejarah Pajajaran sangat berminat untuk memiliki simbol pajajaran ini terutama Kujang, ada kah yang bisa bantu Saya ?

  10. saya sangat suka dengan ‘KUJANG’ karena saya penyanjung sejati ‘GUSTI SRIBADUGA MAHA RAJA PRABU SILIWANGI’

  11. BAIKNYA KERIS KUJANG PERLU ADA PENERUS UNTUK MEMBUAT WARISAN BUDAYA INI UNTUK SE
    KEDAR DILESTARIKAN

  12. Mantaps seakli Motekar seakli yeuh!!!Sekali lagi mantapssss ditunggu tulisan berikutnya, saya dah serrrrr di facebook,orang-orang facebook pengen tahu kisah selanjutnya, Salam Motekar

  13. sya punya kujang hasildatangnya mimpi tapi yang didatangi mimpi kakak saya insyaallah asli yang satu besar yang 2pendampingnya kecil.

  14. Hayu Urang Babarengan Ngalestarikan Budaya Karuhun Urang Sadaya..tina Ucap Tingkah Pari Polah Kolot Baheula Nepi Ka Titinggal Sajarah Pusaka Urang Sunda Nupinuh Ku Makna Jeung Siloka ,KUJANG SILIWANGI lambang kabanggaan urang sunda..untk generasi muda skg.

  15. Sim kuring ngadaukung kana kabudayaan para leluhur urang sadaya hususna urang nu asli ka turunan urang sunda di jawa barat , tong dugi para generasi muda mi contoh budaya orang asing ( contoh anggota DPR RI ) mi contoh prilaku ka luar negeri ( Eropa dll ) hayu urang rojong babarengan

  16. Sampurasun.asa kageugeus manah.sok ah ngiringan,urang pada silih asah,silih asih,slih asuh,jeung silih wawangi….didasaran ku Rasa,Rumasa,jeung Karasa ….

  17. Nepangkeun simkuring wasta mah DENI, kawit ti Tasikmalaya…mangga urang mumule budaya urang anu adiluhung ieu, diantawisna KUJANG, sareng tong hilap BASA SUNDA…..mangga urang riksa kusadayana, ulah dugi ka luntur ku jaman, hatur nuhun…hurip urang SUNDA!!!

    • Assalamualaikum…sampurasun baraya…manawi meryogikeun kaos desain kujang…mangga diabdi aya…tlp 081322066612 erwin baraya

  18. dimana alamat abah wahyu afandi suryadinata guru teupa kujang pajajaran – bogor saya ingin pesan kujang sebagai pelestari kebudayaan sunda dari budak angon majalengka

  19. sampurasun abah,hatur nuhun,janten nambih wawasan teh.bd tumaros upami ngadamel perhiasa ngarupakeun kujang kedah utang etang waktos sareng puasa teu bah?

  20. asalamualaikum…. bah hatur nuhun informasina insya alloh abdi bakal tepang silaturohmi ka abah………

    wa’alaikum salam wr.wb
    silih asah silih asuh silih asih SILIWANGI

  21. PADJAJARAN HEBAT KERAJAAN YANG TAK PERNAH DIJAJAH SAM KERAJAAN MANAPUN DAN TAK PERNAH MENJAJAH SALUT,T,T,,T,T

  22. atuh mang ulah dibahas kujang hungkul…cagar budaya bahasa Sunda tos pd CUEK…kumaha atuh mohon dikembangken deuyi..HALO2 PEMKOT BOGOR diwajibkan atuh bahasa Sunda di semua sekolahan…

  23. Asalamualaikum,pa pengen nanya, Kalo jenis kujang yang cocok dg kelahiran hari sabtu, nama sri muluyanto, kujang jenis apa ya pa ?? Trus harga nya berapa , itu bahan logam nya apa ?

  24. sampurasundt.

    nembe ka hartos kujang teh nu gaduh na para raja” ti padja”randt .
    arti galuh teh cing yakindt ka diri yakindt ka nu kawasa nya abah apmi teu lepat iyeu ge .
    haputen bilih aya ka lepatandt.
    sampurasundt

  25. Sampurasun, Abdi Yana Ti Purwakarta , Abdi Nju Milarian Kujang , Abdi Tos Lami Milarian,teu Acan K Pendak Dugi Kiwari,tulungan Abdi Butuh Pisan,iyeu No Abdi ,085926006636 Pnten Nya Bpk Hub Abdi,kin Dijelaskn Ku Abdi,hatur Nuhun Pak,

  26. sy salah satu dari ribuan pecinta kujang,sy punya kujang dan pusaka lainnya.mohon penjelasan para kasepuhan galuh harus bagaimana sy mengurusnya karena banyak sekali peninggalan orang tua sy.nata wijaya ka.purwakarta

  27. abdi hyng ngagaduhan kujang abdi teh pecinta khasanah budaya sunda.abah kujang naon anu cocok srng abdi nami abdul rohman babar dinten rebo

  28. Nepangkeun simkuring wasta mah DETHY SUPENDI, kawit ti SAWAH TENGAH ngumbara CAMPAKA PURWAKARTA…mangga urang mumule budaya urang anu adiluhung ieu, diantawisna KUJANG, sareng tong hilap BASA SUNDA…..mangga urang riksa kusadayana, ulah dugi ka luntur ku jaman, sim kuring bade tumaros masalah lafadz ALQUR’AN nu aya dina KUJANG aya sabagian lafad kirang ka hartos ku sim kuring sareng bagian2 leukuk dina kujang kirang kahartos janteun abdi nyuhunkeun piwuruk ti abah sareung deui putra abdi yuswana nembe 3 warsih kirang resep pisan kana gagaman KUJANG pedah sok ningali upami abdi nuju bubuka KUJANG dipayuneun anjena hatur nuhun…hurip urang SUNDA!!

  29. pak abdi orang bogor jasinga , abdi hyong kijang , jeng abdi te gaduh , tolong mun tiasa bejaan ka abdi, nami abdi sarop lahir salasa 085780119124 eta nomr hp abdi , ckap sakitu ti abdi , wasalam

  30. pak abdi orang bogor jasinga , abdi hyong kujang , jeng abdi te gaduh , tolong mun tiasa bejaan ka abdi, nami abdi sarop lahir salasa 085780119124 eta nomr hp abdi , ckap sakitu ti abdi , wasalam

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s