Berita Daerah

“…Peringatan 60 TAHUN Pendidikan PERTANIAN, Pidato BUNG KARNO Kembali BERGAUNG di IPB…”


Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

SLIDESHOW PHOTO LIPUTAN EVENT Oleh : Red NRMnews / Redaksi Nasionalis Rakyat Merdeka News Online

 

"..Gedung IPB Baranang Siang yang diresmikan oleh Presiden Soekarno tetap kokoh berdiri di usianya yang ke-60 tahun.."

“…NRMnews – BOGOR,  Institut Pertanian Bogor (IPB) sejak pertengahan April hingga awal Mei mendatang melaksanakan rangkaian kegiatan memperingati 60 Tahun Pendidikan Pertanian di Indonesia. Puncak acara peringatan ini dilaksanakan pada, tanggal 27 April 2012, di Gedung Kampus IPB Baranang Siang.

Hal ini bertepatan dengan  60 tahun peletakan batu pertama Gedung Fakulteit Pertanian Universiteit Indonesia di Baranang Siang Bogor oleh Presiden Republik Indonesia, Dr. Ir. Soekarno tertanggal 27 April 1952.

Pada momen bersejarah itu, Presiden Soekarno menyampaikan pidatonya : Hidup atau Mati Bangsa Indonesia. Presiden Soekarno menyampaikan pesannya yang mengemukakan arti penting ketersediaan pangan dan kemandirian di bidang pertanian bagi rakyat. Sedemikian pentingnya sehingga  soal pangan menjadi Soal Hidup atau Mati bangsa ini. Pidato tersebut dengan sungguh-sungguh dipersiapkan, sehingga untuk pidato ini beliau sampai menunda acara beberapa kali.

"..Sambutan oleh Rektor IPB, Prof. Herry Suhardianto.."

Hasilnya begitu mengelegar dan menggugah kaum muda Indonesia pada saat itu, Presiden Soekarno menyerukan dan memanggil pemuda-pemuda Indonesia untuk menempuh pendidikan tinggi pertanian di Bogor.

Beberapa pemuda yang tergugah mendaftar ke fakultas pertanian karena pidato tersebut dihadirkan pula dalam perayaan mengenang momen bersejarah tersebut, diantaranya adalah Dr. Ir. Bing Limas, Prof. Dr. Ir. Sjarifuddin Baharsiah & Prof. Dr. Ir. Justika Baharsiah, Prof. Dr. Ir. Amris Makmur, dan Dr. Ir. Go Ban Hong.

Dr. Ir. Bing Limas menyatakan, “ Saat itu Bung Karno juga berharap agar posisi tenaga pengajar asing saat itu dapat segera digantikan oleh putra-putra Bangsa Indonesia ”.

Demikian pula Rektor kedua Universiteit Indonesia, Prof. Dr. Mr. Soepomo ingin segera menganti Dosen-Dosen Belanda dengan Dosen Indonesia, kemudian dibukalah kerjasama dengan perguruan tingi mancanegara, saat itu Fakultas Pertanian dan Kedokteran Hewan di Bogor digadang untuk bekerjasama dengan Universitas Kentucky USA.

Perhatian Ir. Soekarno terhadap pendidikan pertanian sangatlah besar.  9 tahun kemudian, tepatnya tanggal 3 april 1961 dilakukan pencangkulan pertama pembangunan kampus Fakultas Pertanian UI Darmaga oleh beliau sendiri, sebagai saksi sejarah tersebut, hadirlah Prof. Dr. Ir. Sjamso’ed Sadjad , MC saat acara seremonial pencangkulan di Kampus Darmaga 1961. Institusional dan Capacity building , yang telah dilakukan selama jangka waktu 9 tahun tersebut, menjadikan Fakultas Pertanian dan Kedokteran Hewan, menjadi fakultas inti untuk membangun IPB.

"..Saksi Sejarah Dr. Bing Limas yang hadir saat orasi Bung Karno dalam Momen Peletakkan Batu Pertama gedung Universiteit Pertanian.."

Dua tahun kemudian, pada tangal 1 Agustus 1963 keluar keputusan menteri tentang pendirian Institut Pertanian Bogor, keputusan presiden turut mengesahkan pendirian IPB yang terdiri atas 6 departemen, yaitu Pertanian, Kedokteran Hewan, Kehutanan, Peternakan, Perikanan serta Teknologi dan Mekanisasi Pertanian.

“ Yang dilakukan Dr. Ir. Soekarno adalah sesuatu yang visioner yaitu mendirikan perguruan tingi bagi indonesia dengan jumlah penduduk yang makin besar pasca-kemerdekaan.

Pertanian merupakan ujung tombak yang penting untuk keberlangsungan suatu bangsa dan Negara..” Ujar Rektor IPB Herry Suhardianto dalam sambutannya.

Sebuah puisi berbentuk prosa berjudul Catatan Pelajaran dari Baranang Siang dikumandangkannya bagi civitas akademika yang hadir saat itu. “ Dibalik dari pemaknaan sejarah ilmu pendidikan pertanian di Indonesia, adalah bagaimana kita merefleksikan sejarah dalam kekinian dan  ke masa yang akan datang.

Kita masih layak mempertanyakan apakah cita2 para pejuang bangsa yang memperjuangkan pendidikan tinggi khususnya di bidang pertanian sudahkah terwujud…? ” Demikian lontaran pertanyaan oleh Dekan Fakultas Pertanian IPB dalam sambutannya.

Jawaban pertanyaan tersebut akan dibahas secara khusus pada tanggal 30 April mendatang dalam sebuah dialog ” Masa Depan Pertanian dan Pendidikan Pertanian di Indonesia ” yang akan menghadirkan Dekan dan Rektor Fakultas Pertanian seluruh Indonesia. Momen peringatan ini sekaligus menandai makin tumbuhnya kesadaran bangsa akan pentingnya pendidikan tinggi pertanian yang berkualitas sesuai jati dirinya sebagai negara agraris dan maritim.

( Oleh : Red NRMnews / Dwi Pravita G )

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s