Flora dan Fauna

“…SUGAR GLIDER Hewan UNIK Nan LUCU Asal PAPUA…”


“..Sugar Glider menjadi hewan peliharaan yang paling diminati dalam pameran Flona 2012..” Foto By : Red NRMnews

 

“..Sugar Glider pada siang hari lebih banyak tidur dan terkadang tampak seperti mati, hal ini dikarenakan hewan ini adalah satwa nocturnal yang aktif pada malam hari..” Foto By : Red NRMnews

“…NRMnews – JAKARTA, Bagi masyarakat awam, nama Sugar Glider (Petaurus brevicep) mungkin masih asing terdengar di telinga. Hewan yang kadang disebut Tupai Terbang oleh penjualnya ini memang tergolong satwa yang baru menjadi tren peliharaan di kalangan hobiis satwa di Indonesia.

Di habitat aslinya dalam hutan belantara Papua, Papua Nugini, Australia, dan Tasmania, mereka dapat ditemukan di hutan yang memiliki banyak persediaan makanan namun juga sering ditemukan di hutan eukaliptus.

Hewan nokturnal ini berburu serangga atau vertebrata kecil dan memakan nektar beberapa jenis pohon dan juga buah, nama Sugar Glider diberikan karena kesenangannya pada makanan yang manis dan kemampuannya untuk meluncur dari ketinggian serta melayang di udara seperti tupai terbang.

Sugar Glider memiliki tubuh seperti tupai dengan ekor panjang yang bisa digunakan untuk memegang/ bergelantung. Jenis jantan berukuran tubuh lebih besar daripada betinanya.

Tubuhnya dilapisi mantel, yaitu bulu tebal yang lembut berwarna coklat muda/krem dengan garis coklat tua atau hitam dari hidung hingga punggungnya. Keunikan Sugar Glider adalah patagium/membran yang memanjang dari jari kelima pada kaki. Membran ini aktif saat kakinya terentang yang membuat Sugar Glider dapat meluncur dalam  jarak 50-150 meter, luncuran tersebut diatur dengan mengubah kelengkungan membran sambil menggerakan kaki dan ekor.

Di Indonesia, Sugar Glider telah memiliki komunitas penggemarnya sendiri yang bernama KPSGI (Komunitas Pecinta Sugar Glider Indonesia). Keunggulan Sugar Glider sebagai hewan peliharaan adalah karena daya adaptasinya yang tinggi, tidak takut manusia, dan mudah dipelihara. Binatang kecil ini juga mudah dibawa kemanapun, tempat kesukaannya saat bepergian adalah di dalam saku celana pemiliknya sehingga hewan imut ini dikenal sebagai ” Hewan Peliharaan dalam Saku “.

“..Sosok Sugar Glider yang mungil dan mudah dibawa kemana-mana..” Foto By : Red NRMnews

Meskipun status konservasi Sugar Glider belum terancam, ada baiknya membeli hasil penangkaran atau mencoba ikut membudidayakan satwa ini ketimbang membeli tangkapan langsung dari alam agar kelestariannya terjaga.

Binatang marsupial atau berkantung ini dapat bereproduksi pada usia 4-12 bulan dan masa kehamilan 15-17 hari.

Tertarik memelihara Sugar Glider…? Hewan menggemaskan ini menjadi ” Rising Star “ sebagai hewan domestik atau peliharaan di Indonesia.

( Oleh : Red NRMnews / Dwi Pravita )

6 replies »

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s