Beranda

“…KEAGUNGAN Kerajaan MAJAPAHIT Terekam di SITUS Trowulan – Mojokerto…”


Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

” Slideshow PHOTO Liputan RANGKAIAN Event BRANDING ” WONDERFUL INDONESIA ” Oleh : Red. NRMnews.com / Redaksi Nasionalis Rakyat Merdeka News Online

 

“…Situs Candi Bajang Ratu Peninggalan Majapahit…” Photo By : Red. NRMnews.com

“…NRMnews.com - TROWULAN Mojokerto, Dalam rangkaian Branding “ Wonderful Indonesia”, pihak Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menginjakkan kakinya di Bumi Majapahit Trowulan-Mojokerto, Jawa Timur.

Bukan perjalanan yang sulit untuk dicapai dari kota Surabaya. Hanya memerlukan waktu sekitar 2 jam perjalanan dengan kendaraan untuk mencapai Trowulan.

Peradaban Majapahit bukanlah sebuah legenda. Sosoknya ditopang oleh bukti-bukti otentik arkeologis yang tertinggal dari jamannya.

Sudah lebih dari 700 tahun peradaban Majapahit berlalu, namun kita punya keteguhan bahwa kebesarannya bukanlah sekedar sebuah memori. Situs peninggalan Kerajaan Majapahit yang sangat menarik ini diperoleh melalui penelitian yang panjang dan merupakan satu-satunya situs perkotaan masa klasik Indonesia dengan luas 11 km x 9 km.

Situs Ibu Kota Majapahit tersebut membentang dari wilayah Trowulan dan Sooko di Mojokerto, hingga Mojoagung dan Mojowarno di Kabupaten Jombang. Penelitian terhadap Situs Trowulan pertama kali dilakukan oleh Wardenaar pada tahun 1815. Ia mendapat tugas dari Raffles dalam bukunya ‘History of Java’ (1817), yang menyebutkan bahwa berbagai obyek arkeologi yang berada di Trowulan sebagai peninggalan dari Kerajaan Majapahit.

“…Pintu Gerbang Situs Pendopo Agung Majapahit…” Photo By : Red. NRMnews.com

Di situs Trowulan Majapahit ini terdapat beberapa bangunan peninggalan masa Kerajaan Majapahit, yang masih bisa dilihat dan berdiri dengan kokoh dan agungnya seperti :

Gapura Bajangratu, Gapura Wringin Lawang, Candi Tikus, Situs Sentonorejo, Makam Troloyo, Candi Brahu, Candi Gentong, Situs Kedaton, Kolam Segaran, Situs Pendopo Agung, Makam Panjang, Situs Klinterejo, Situs Pemukiman BPA, dan Makam Putri Campa.

Sejarah Kerajaan masa Hindu-Budha di daerah Jawa Timur dapat dibagi menjadi 3 periode. Periode pertama adalah raja-raja dari kerajaan Kediri (abad 10 M – tahun 1222 M).

Periode kedua adalah pada masa Kerajaan Singosari (1222 M – 1293 M). Dan periode ketiga adalah masa Kerajaan Majapahit (1293 M – awal abad 16 M). Kerajaan Majapahit didirikan oleh Raden Wijaya, dan mencapai kejayaannya pada masa pemerintahan Ratu Tribuwana Tunggadewi, yang dilanjutkan oleh Prabu Hayam Wuruk didampingi oleh Maha Patih Gajah Mada.

Menurut Suroto, salah satu pengurus di Situs Pendopo Agung, Situs Pendopo Agung diperkirakan adalah tempat dimana Maha Patih Gajah Mada mengucapkan SUMPAH PALAPA-nya. Dan situs Pendopo Agung ini merupakan petilasan di mana Raden Wijaya bertapa dan kemudian mendirikan Kerajaan Majapahit.

“…Situs Candi Brahu Peninggalan Majapahit…” Photo By : Red. NRMnews.com

Kehidupan religius pada masa Kerajaan Majapahit, telah memberikan andil yang besar dalam perkembangan peradaban manusia Majapahit.

Semuanya itu tersurat dalam karya-karya sastra yang sangat indah dan bermutu, diantaranya seperti Kakawin Negarakertagama, Arjunawiwaha, Sutasoma, Lubdhaka, Writasancaya dan Kunjarakarna.

Selain itu juga keunggulan tekhnologi rancang bangun dan kesenian. Hal ini terlihat dalam wujud bangunan percandian yang dipersembahkan sebagai pendharmaan bagi Raja yang mangkat.

Belum lagi Hukum dan Peraturan yang mengatur kehidupan rakyatnya, serta struktur pemerintahannya. Itu semua menjadi bagian dari Keagungan, Kejayaan dan Kebesaran Kerajaan MAJAPAHIT. Ibu Gayatri (Kasubbag Promosi Dalam Negeri wilayah Jawa Timur Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif) didampingi oleh assistennya Ibu Reitha Fariza Hanifidya menyatakan kepada redaksi NRMnews.com, bahwa Situs Trowulan Majapahit ini sangat luar biasa dan dapat menjadi tujuan wisata yang sangat potensial, baik wisatawan dalam negeri maupun manca negara.

Di sini kita bukan hanya dapat melihat peninggalan-peninggalan masa Majapahit, tapi juga banyak ilmu pengetahuan, yang dapat diperoleh selama kunjungan. Kedepannya peningkatan daya tarik situs Trowulan Majapahit ini, dapat dilakukan dengan membangun dan menonjolkan bagaimana Majapahit pada masanya dan hasil daerahnya.

Promosi sekali lagi menjadi hal yang penting. Dan saya ingin pihak pelaku Pariwisata seperti Travel Agent memiliki agenda atau Paket wisata ke Situs Trowulan ini. Yang tentu saja Promosi lewat media juga sangat berperan, ujar Ibu Gayatri diakhir kunjungannya ke Situs Trowulan Majapahit.

 
( Oleh : Red. NRMnews.com / Santi Widianti – Editor : A.Dody.R )

3 replies »

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s