Beranda

“…Outlook KONFLIK Sumberdaya ALAM dan AGRARIA 2012 : Konflik SDA Berpotensi MENCUAT ke Permukaan…”


Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

gallery PHOTO Liputan Launching OUTLOCK Konflik SDA dan AGRARIA 2014 ” Oleh : Red NRMnews.com / Redaksi Nasionalis Rakyat Merdeka News Online

 

"...Para Pembicara dalam Outlook Konflik 2012..."  Foto by: NRMnews.com

“…Para Pembicara dalam Outlook Konflik 2012…” Foto By : Red NRMnews.com

“…NRMnews.com –  JAKARTA, Konflik sumberdaya alam dan agraria sepanjang 3 tahun terakhir intensitas ledakannya terjadi cukup sering dan menyita perhatian publik.

HuMa, organisasi non-pemerintah yang mendorong pembaharuan hukum berbasis masyarakat dan ekologis, mengidentifikasikan adanya tren yang cukup kuat dimana konflik yang dulu bersifat laten, kini mencuat menjadi manifest.

Banyak konflik yang mulanya terjadi diam-diam kini meletus ke permukaan, dan perubahan tersebut terjadi merata di seluruh Indonesia.

Sebaran dan intensitas konflik dan dimensi pelanggaran HAM yang terjadi di dalamnya dirangkum dalam Outlook Konflik 2012..”… Data Huma menunjukkan  terdapat 232 konflik SDA dan Agraria…”, Ungkap Widianto membuka paparan proyeksi konflik sepanjang tahun 2006-2012. “…Konflik berlangsung di 98 kota/kabupaten di 22 provinsi yang mencakup luasan lebih dari 20 ribu km persegi. Sebanyak 91.968 orang dari 315 komunitas telah menjadi korban dalam konflik agraria dan SDA…”, ungkapnya lebih lanjut.

Sektor perkebunan ditenggarai sebagai sektor konflik terbanyak, disusul kehutanan dan pertambangan. HuMa dengan sistem pendokumentasian HuMaWin mengidentifikasi 6 pelaku, yakni perusahaan/koorporasi (69%), Perhutani (13%), Taman Nasional/Kemenhut (9%), PTPN (5%), Pemda (3%), dan Instansi lain (1%), sebagai pihak yang sering terlibat konflik.

"...Para Peserta Outlook Konflik 2012 ..." Foto by: NRMnews.com

“…Para Peserta Outlook Konflik 2012 …” Foto By : Red NRMnews.com

Yang menjadi catatan adalah seringnya terjadi tindak kekerasan selama kasus berjalan, setidaknya terdapat 7 jenis hak yang dilanggar dalam konflik SDA & agraria.

Diantaranya Hak akses terhadap SDA (25%), Hak milik atas SDA (19%), Hak untuk menyatakan sikap, berorganisasi, berpendapat (18%),

serangan terhadap integritas pribadi (7%), Hak atas lingkungan yang bersih dan sehat (7%), dan pelanggaran terhadap hak hidup (6%).

“…Pemerintah sebenarnya berusaha menfasilitasi pengaduan masyarakat dalam konflik SDA, namun mereka berada di level yang tidak dapat berbuat lebih karena perijinan tersebut dikeluarkan pusat. Perlu dibentuk sebuah Lembaga Penyelesai konflik agraria ini yang mampu menyelesaikan konflik sampai tuntas dalam kerangka menjalankan Tap MPR No.IX tahun 2001 tentang Pembaruan Agraria dan Pengelolaan SDA…”,tegas S.Rakhma Mary dari HuMa.

 
( Oleh : Red NRMnews.com / Dwi Pravita )

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s