Beranda

“…WAKIL Walikota JAKSEL Rustam Effendi : PKL Pasar MINGGU akan di PINDAHKAN Ke Lokasi BINAAN…”


"...Deretan Lapak Pedagang Kaki Lima..." Photo By : Red NRMnews.com

“…Deretan Lapak Pedagang Kaki Lima…” Photo By : Red NRMnews.com

 

"...Wakil Walikota Jakarta Selatan, Rustam Effendi ..." Photo By : Red NRMnews.com

“…Wakil Walikota Jakarta Selatan, Rustam Effendi …” Photo By : Red NRMnews.com

“…NRMnews.com – JAKARTA, Kesemrawutan Pedagang Kaki Lima (PKL), kendaraan yang ‘ngetem’ ataupun parkir di badan jalan, dan kemacetan sudah melekat dengan citra kawasan Pasar Minggu.

Hal ini membuat Pemerintah Kota Jakarta Selatan turun tangan menertibkan besar-besaran Pedagang Kaki Lima (PKL) di wilayah tersebut.

Setidaknya 750 petugas gabungan diterjunkan pada penertiban kali ini, yakni dari Dinas Perhubungan (Dishub) DKI, TNI, Kepolisian, Satpol PP, dan Dinas Kebersihan.

Tak cuma menyasar kawasan Pasar, penertiban pedagang kaki lima (PKL) juga berlangsung di trotoar menuju Stasiun Pasar Minggu.

Namun, pemerintah tidak begitu saja lepas tangan terhadap ribuan PKL, yang menggantungkan rejekinya di kawasan Pasar Minggu tersebut.

Wakil Walikota Jakarta Selatan, Rustam Effendi mengatakan kepada wartawan di lokasi penertiban, Senin (03/06/2013) bahwa jumlah PKL yang menggelar lapak di wilayah Pasar Minggu cukup luar biasa banyaknya. “…Kalau dari pagi hingga sore hari ada sekitar 500 PKL. Sementara, kalau dari malam hingga pagi jumlah PKL yang berdagang dibahu jalan dan trotoar bertambah empat kali lipat…”, ucapnya.

Berarti pada jumlah PKL bisa mencapai dua ribu pedagang, terang hal ini menambah parah kemacetan di kawasan pasar Minggu.“…Para pedagang kaki lima akan diarahkan untuk pindah ke lokasi binaan (lokbin), agar kondisi jalan semakin tertib dan trotoar juga dapat difungsikan kembali oleh pejalan kaki…”, imbuh Rustam Effendi.

Memang Rustam mengakui lokasi binaan belum bisa menampung keseluruhan PKL, yang mencapai ribuan pedagang tersebut. Namun, diharapkan untuk jam operasi pedagang pagi tetap berada dilokbin.”…Para pedagang masih diberikan kesempatan untuk berjualan pada jam-jam tertentu yaitu pada jam 20.00 WIB hingga pukul 05.00 WIB di tempat yang sudah ditentukan…” pungkasnya.

Penertiban telah dilakukan selama dua pekan, dan masih dalam pengawasan puluhan Satpol PP. Dengan penertiban yang telah dilakukan, trotoar sepanjang Stasiun Pasar Minggu tampak lega dan dapat dipergunakan pejalan kaki dengan leluasa. Begitu pula jembatan yang biasanya menjadi pangkalan mobil-mobil angkutan kota, menjadi bersih. Badan jalan di Pasar Minggu pun menjadi lebih lenggang untuk dilalui.

 
( Oleh : Red NRMnews.com / Dwi Pravita – Editor : A.Dody R )

1 reply »

  1. Penertiban boleh tapi pikir mateng2.kalo bisa pasar jadi satu jangan di pisah2 kalou di pisah2 pasar ga bakalan bisa jalan dampak nya yang satu makan yang ini ga makan

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s