Warta Berita

“…Saat TUHAN Melihat PELANGI…”


“…..Senja  hari itu Cahaya Mentari Nampak Semburat Kemerahan dari balik Awan  Mendung yang masih tersisa…Usai Berisak Tangis dengan Derai Air Mata  Angkasa yang tercurah deras membasahi Bumi Persada…” Yach…Tangisan Sang  Hujan baru saja berlalu dari sekitar tempat Ku berada. Dengan  menyisakan Genangan  Air Yang Membasahi Pekarangan dan Rerumputan di  sekitar Pondok Mungil Ku. Tiada Terasa Hujan Badai di sertai Gelegar  Halilintar yang Menyeramkan itu kini telah berlalu.Dan Berganti menjadi  Suasana Senja yang begitu Indah Sejuk dan Menentramkan Kalbu…”  Ku  ayunkan langkah bergegas tinggalkan teras Pondok Ku menuju Bale Bambu  Panjang tempat biasa Aku duduk dan Rebahkan diri tuk menghirup segarnya  udara di waktu Malam…”  Tanpa Sadar Sepasang Bola Mata Ku kemudian  mengarah ke Angkasa untuk Menyaksikan Apa yang sesungguhnya tengah  terjadi di sana…? Dan Alangkah terkesimanya diri Ku demi melihat Sosok  cahaya PELANGI di Angkasa yang nampak begitu Indah serta membuat Ku  berdecak kagum atas Karya-NYA…”  Semburat Sinar Kemerahan Sang Mentari  di Ufuk Barat yang memancar dari balik Pegunungan tempat Ku berada yang  berpadu dengan Busur Pelangi Aneka Warna…Sungguh telah Mencipta sebuah  Fenomena Indah di Alam Semesta.

” …Dan di dalam Bisu Ku terpaku serta  teringatlah Aku akan sebuah FIRMAN ALLAH di dalam Alkitab-NYA yang  berbicara tentang Fenomena Alam yang kini nampak sedang tergelar jelas  di Angkasa Biru…” Yach sebuah FIRMAN ALLAH Yang berbicara tentang  BUSUR PELANGI yang mungkin kini hanya di anggap sekedar Fenomena Alam  yang Biasa-biasa Saja…”  Namun Sesungguhnya Sangat bermakna bagi kehidupan  Manusia…” Dan dalam FIRMAN-NYA ALLAH Berkata Kepada NUH hamba-NYA yang  SALEH pada Surat Kejadian 9 :  11 s/d 13, 16 – 17  yang isinya adalah :  11 ) Maka KU adakan perjanjian-KU dengan kamu ( Nuh )….bahwa sejak ini tak ada yang hidup yang akan di lenyapkan oleh Air Bah lagi, dan tidak akan ada lagi Air Bah untuk memusnahkan Bumi.  12 ) Dan ALLAH berfirman  :  ”  Inilah Tanda Perjanjian yang KU adakan antara AKU dan kamu ( Nuh ) serta segala makhluk yang hidup, yang bersama-sama dengan kamu ( Nuh ) turun-temurun untuk selama-lamanya.  13 )  BUSUR-KU… KU taruh di Awan…Supaya itu menjadi TANDA PERJANJIAN Antara  AKU dan Bumi. 16 ) Dan Jika BUSUR itu ada di Awan…Maka AKU akan  Melihatnya Sehingga AKU Mengingat PERJANJIAN-KU yang KEKAL antara ALLAH  dan Segala Makhluk yang Hidup….dan Segala Makhluk yang ada di Bumi…”

"...Ilustrasi Bahtera Nabi NUH...'

17  )Dan Berfirmanlah ALLAH TUHAN Kepada NUH  :  “…Inilah TANDA PERJANJIAN  Yang KU adakan antara AKU dan Segala Makhluk yang ada di BUMI….”   Demikianlah SABDA TUHAN yang tertulis lengkap di dalam Alkitab-NYA Saudara-Saudara Ku…dan SYUKUR Kepada ALLAH  TUHAN Kita Atas Segala KARYA CIPTA-NYA bagi Manusia dan Seisi ALAM  SEMESTA RAYA Ini…Amin…” !  Dan Terucap :  Salam Damai Sejahtera Bagi Mu sekalian.

Oleh : Albert Dody. R

Kategori:Warta Berita

2 replies »

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s