Internasional

“…ARAB SPRING Menjadi Perhatian UNI EROPA dan INDONESIA…”


Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

SLIDESHOW PHOTO LIPUTAN EVENT POLITIK Oleh : Red NRMnews / Redaksi Nasionalis Rakyat Merdeka News Online

 

"...Suasana Jalannya Konferensi Transforming Middle East Perspective From EU and Indonesia...."

“…NRMnews – JAKARTA, Sekitar 200 peserta dari kementerian, lembaga riset (tink-tank), masyarakat madani dan perwakilan diplomatik di Jakarta hadir dalam Konferensi tentang Timur Tengah.

Diselenggarakan oleh Uni Eropa (UE) dan Indonesian Council on World Affairs (ICWA) di Kementrian Luar Negeri pada tanggal 28 Februari 2012. Arab Spring memang telah menjadi pusat perhatian dunia saat ini, tak terkecuali UE dan Indonesia.

Konferensi ini membahas tentang dampak dari perubahan- perubahan yang terjadi di beberapa negara Arab dan kontribusi yang diberikan oleh Indonesia dan UE untuk transisi menuju demokrasi di kawasan tersebut. Direktur Operasi External Action Service UE Mr. David O’Sullivan dalam sambutannya menyatakan Indonesia dapat dijadikan model pelaksanaan proses transisi demokrasi yang sukses dan damai.

Di mana Demokrasi yang baik adalah yang dapat menjamin kemakmuran dan stabilitas bagi seluruh rakyat. Dana tambahan sebesar € 1 milyar telah didedikasikan oleh UE untuk mendukung perubahan di Timur Tengah. Hingga dana bantuan yang telah di programkan menjadi € 5,7 milyar. Setelah pada bulan lalu telah setuju untuk menganggarkan € 4,8 juta untuk reformasi politik dan ekonomi di Tunisia dan Maroko.

"...Mr. David O' Sullivan saat M<emberikan Sambutannya dalam Konferensi Transforming Middle East Perspective From EU and Indonesia..."

Melanjutkan persetujuan perjanjian dagang dengan Mesir, Tunisia, Maroko dan Yordania, ungkap David O’Sullivan lebih lanjut.

David O’Sullivan berharap konflik Arab Spring ini khususnya di Suriah segera berakhir. UE sangat mendukung DK PBB bersama Liga Arab untuk mengakhiri kekerasan yang terjadi.

Sementara Said Agil dari Nahdatul Ulama (NU) juga menyatakan agar Liga Arab menjadi Liga Arab yang sesungguhnya. Namun memang sejak zaman dahulu negara-negara Arab memang sulit untuk dipersatukan.

Dan adalah sebaiknya tidak memaksakan suatu bentuk Demokrasi tertentu di sana. Karena Demokrasi yang cocok di suatu negara belum tentu cocok bila diterapkan di negara lain. Namun saya mendukung dan berharap konflik di sana segera berakhir.

Direktur Jenderal Informasi dan Diplomasi Publik Kemenlu RI Abdurrahman M. Fachir dalam sambutannya juga mengatakan bukan hal yang mudah menentukan sebuah bentuk Demokrasi yang cocok dalam kehidupan bernegara.

Indonesia pun mengalami hal yang sama saat sebelum reformasi. Karena Demokrasi harus lahir dari suatu kesadaran. Semoga melalui konferensi ini dapat menghasilkan suatu yang positif yang dapat menjadi suatu kontribusi bagi negara-negara Arab yang tengah dilanda konflik. Dan perdamaian dunia dapat terwujud.

( Oleh : Red NRMnews / Santi Widianti )

1 reply »

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s