Beranda

“….Pemanasan Global Pengaruhi Ekosistem Laut…”


"..Ilustrasi Laut..." Photo By : Red. NRMnews.com

“..Ilustrasi Laut…” Photo By : Red. NRMnews.com

“…NRMnews.com – LONDON, Pemanasan global dianggap mengganggu keseimbangan ekosistem lautan, mulai dari plankton hingga paus, kata kajian internasional, Senin (5/9). Bahkan, panas dapat tersimpan di kedalaman selama beberapa abad, meskipun emisi gas rumah kaca dari kegiatan manusia tidak lagi ditemukan, tambahnya.

Ketinggian suhu lautan berdampak luas pada pola curah hujan dan cuaca buruk di daratan. Suhu panas juga membantu penyebaran penyakit, yang ditularkan lewat air, kata kajian itu. “Pemanasan di lautan adalah tantangan terbesar, yang luput diperhatikan generasi ini,” kata laporan 460 halaman dari Serikat Internasional untuk Konservasi Lingkungan (IUCN) itu.

Kajian tersebut melibatkan ilmuwan, pemerintah dan pegiat. “Dampaknya telah terasa,” kata hasil kajian 80 ilmuwan dari 12 negara tersebut. Lautan menyerap lebih dari 90 persen panas akibat emisi gas rumah kaca hasil aktivitas manusia sejak 1970-an, tambahnya.

Pemanasan itu menyebabkan kehidupan di bawah laut, terdiri atas plankton, ubur-ubur, ikan, dan penyu bergerak mendekati wilayah kutub, tulis hasil kajian, disiarkan dalam kongres IUCN di Hawaii. “Kecepatan perubahan ekosistem di lautan, khususnya terkait rentang pergerakannya, berada di rentang 1,5 sampai lima kali lebih cepat dari kehidupan di daratan. Kisaran tersebut umumnya tidak dapat kembali ke kondisi semula,” katanya.

Pola kehidupan hewan migrasi turut terganggu. Misalnya, paus kerap berada di lokasi pembiakkan pada waktu yang salah. Bahkan, sejumlah burung laut yang bertelur di Atlantik Utara, kini terlihat menangkap ikan di tempat tak biasa. Panas di lautan dapat menembus kedalaman hingga 700 meter.

Tahun ini dianggap sebagai periode terpanas sejak pengukurannya dimulai pada abad ke-19, jelang 2015. Akibat lain, pemanasan dunia mengganggu kehidupan karang, yang rentan diputihkan, tambahnya. Bahkan, es di wilayah Arktik dapat menghilang pada musim panas dalam lima hingga 15 tahun mendatang.

(Oleh : Red NRMnews.com / Lola C – Editor : A. Dody R.)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s