Beranda

“…KKP Ingatkan Nelayan Untuk Ganti Kapal Cantrang Mereka…”


"...Sebelas ABK Korban Perompakan yang Terapung di Perairan Malaysia, Berhasil Diselamatkan Nelayan..." Photo oleh : Red. NRMnews.com

“…Sebelas ABK Korban Perompakan yang Terapung di Perairan Malaysia, Berhasil Diselamatkan Nelayan…” Photo oleh : Red. NRMnews.com

“…NRMnews.com – Jakarta, Pemilik kapal Cantrang diingatkan untuk segera mengganti alat tangkap yang lebih ramah lingkungan. Hal ini disampaikan Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Susi Pudjiastuti yang akan memfasilitasi para nelayan dengan membuka posko di Kantor Kementerian Kelautan dan Perikanan di Jakarta. Pemilik kapal akan dipertemukan dengan pihak perbankan. “Saya ingatkan pemilik kapal cantrang, untuk mengganti alat tangkap. Saya siapkan posko di Kantor KKP setiap hari mulai pukul 08.00WIB-16.00WIB di KKP kantor perizinan. Nanti kita pertemukan dengan perbankan untuk kredit senilai minimal Rp 200 juta hingga sesuai dengan kebutuhan,” kata Menteri Susi dalam keterangan pers, Rabu (5/10/2016).

Bahkan ada kebijakan mengenai restrukturisasi utang selama dua tahun dan diperbolehkan untuk membuka utang baru. Sementara perbankan yang siap memberikan kredit adalah BRI dan BNI. Menteri Susi mengatakan Otoritas Jasa Keuangan (OJk) akan mendorong perbankan nasional untuk terlibat pemberian kredit. “Pak Sami dari Juana sudah kita pertemukan dengan Bank BRI dan langsung dapat pinjaman untuk mengganti alat tangkap dan membuat kapal baru. Sebenarnya 1 bank sudah cukup”.

Menteri Susi berharap pengusaha memanfaatkan fasilitas yang diberikan pemerintah. Dia juga meminta pemilik kapal untuk segera mengukur ulang kapal secara gratis. Tidak ada biaya. Biaya hanya untuk membayar pengutan hasil perikanan (PHP) Surat Izin Penangkapan Ikan (SIPI) dan Surat Izin Pengangkut Ikan (SIPKI). Menteri Susi mendapat kabar pemilik kapal dimintai uang oleh oknum untuk pengukuran kapal.

Dalam proses pengukuran ulang tidak boleh ada pungli. Kalau dipungut, lapor siapa yang minta uang. Di Karimun Jawa katanya dimintai Rp 15 juta untuk kapal di atas Rp 10 Gt. Saya akan melapor ke Gubernur Ganjar. Diatas 30 Gt katanya dipungut oleh oknum departemen. Ukur ulang tidak ada biaya. Pak Presiden tegas konsen dan minta menteri untuk babat habis pungli,” tegasnya. Mengenai pertemuan antara nelayan dan pengusaha Cantrang dengan Menteri Koordinator Maritim Luhut Binsar Panjaitan, dalam pertemuan itu nelayan meminta agar kebijakan larangan Cantrang oleh Susi dicabut, Susi menegaskan bahwa urusan nelayan dan pengusaha ikan adalah urusan kementeriannya.

“Nelayan dan pengusaha perikanan ada portofolio kami (KKP). Kemenko Maritim hanya mengkoordinor saja,” tegasnya lagi. Sementara itu Plt Direktur Jenderal Perikanan Tangkap KKP Zulfikar M Mochtar mengatakan akan mendata kembali nelayan Cantrang. Jumlah alat cantrang untuk kapal dibawah 10 GT mencapai 3.198, tersebar di Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur. “Dari 3 provinsi jumlahnya 3. 198 dibawah 10 Gt. Kita siap mengalokasikan 3-4 ribu mengganti alat ini. Kita jamin bisa kita ganti. Jumlah ini perlu verifikasi by name, by addres supaya pas diganti sesuai jumlahnya,” papar Zulfikar.

(Oleh: NRMnews.com/ Lola C.-Editor/A. Dody R.)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s