Beranda

“…LPSK: Mudahkan Masyarakat Laporkan Potensi dan Tindak Kejahatan Akan Mudahkan Deteksi Aparat Penegak Hukum…”


"...Ilustrasi Gedung Kantor Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia..."

“…Ilustrasi Gedung Kantor Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia…”

“….NRMnews.com – Jakarta, Potensi atau tindak pidana sudah sepantasnya segera dilaporkan kepada aparat penegak hukum dengan mudah. Hal ini disampaikan oleh Ketua Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) Abdul Haris Semendawai dalam siaran pers LPSK, Kamis (13/10/2016). Semakin cepat potensi atau tindak kejahatan dideteksi oleh aparat penegak hukum, potensi tindak pidana tersebut untuk dicegah dan tidak berkembang lebih besar.

Hal ini diungkapkan Semendawai dalam seminar nasional, “Jaminan Hak Saksi dan Korban dalam Penegakan Hukum di Indonesia” di Fakultas Hukum Universitas Prof. Dr. Hazairin, SH Bengkulu. Dalam seminar yang dibuka Wakil Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah itu juga diselenggarakan penandatanganan nota kesepahaman antara LPSK dan Fakultas Hukum Universitas Prof. Dr. Hazairin, SH Bengkulu dalam rangka sosialisasi mengenai perlindungan saksi dan korban kejahatan. Semendawai mengatakan bagaimana memudahkan akses bagi masyarakat untuk melaporkan kejahatan merupakan bagian dari reformasi hukum yang kini digulirkan Presiden Jokowi.

“Banyak cara yang bisa diakses masyarakat melaporkan kejahatan, tidak melulu harus datang ke penegak hukum,” kata dia. Jika akses untuk melaporkan tindak pidana dipermudah, lanjut dia, hal itu akan mampu mencegah potensi kejahatan semakin berkembang. Pada zaman yang sudah semakin maju ini, masyarakat sudah bisa mengakses melalui berbagai media untuk melaporkan potensi kejahatan kepada penegak hukum. Semendawai mengatakan, selain akses yang dipermudah, empati dari penegak hukum terhadap para saksi dan korban juga harus terus ditumbuhkan. “Jika empati sampai tidak dimiliki atau bahkan hilang dari penegak hukum kita, saksi dan korban itu akan berpotensi menjadi korban kedua kalinya,” ujarnya.

Wakil Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah mengatakan rasa aman dan nyaman merupakan kebutuhan bagi semua orang, apalagi saksi dan korban kejahatan. Karena posisi saksi dan korban itu lemah dan terbuka adanya teror atau ancaman yang kemungkinan dialami. Dia menilai masyarakat patut mendapatkan kemudahan mengakses segala informasi mengenai perlindungan saksi dan korban, termasuk keberadaan LPSK. “Sosialisasi melalui seminar tentang hak saksi dan korban penting, tapi lebih penting lagi hal ini juga bisa diketahui masyarakat luas,” tuturnya.

(Oleh: NRMnews.com/ Pringga W.-Editor/A. Dody R.)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s