Beranda

“…Memperbaharui Pengelolaan Kawasan Konservasi Dalam Kerangka Manajemen Lansekap Berkelanjutan…”


"...Divisi Manajemen Kawasan Konservasi, menggelar lokakarya nasional bertajuk Pengelolaan Kawasan Konservasi dalam Konteks Pembangunan Berkelanjutan..."

“…Divisi Manajemen Kawasan Konservasi, menggelar lokakarya nasional bertajuk Pengelolaan Kawasan Konservasi dalam Konteks Pembangunan Berkelanjutan…”

“…NRMnews.com – BOGOR, Ekspansi yang cepat dari perkebunan dan perindustrian telah memperkuat perekonomian nasional dan mengangkat banyak produsen kecil keluar dari kemiskinan.

Namun, pengelolaan lahan sektoral ini juga telah menyebabkan tingginya deforestasi, konversi rawa gambut, hilangnya keanekaragaman hayati, peningkatan emisi CO dan kebakaran hutan.

Melihat gerakan global yang menyepakati bahwa skala lanskap merupakan pendekatan yang paling tepat untuk mewujudkan konsep pembangunan berkelanjutan, Departemen Konservasi Sumberdaya Hutan dan Ekowisata Institut Pertanian Bogor (DKSHE-IPB) melalui Divisi Manajemen Kawasan Konservasi, menggelar lokakarya nasional bertajuk “Pengelolaan Kawasan Konservasi dalam Konteks Pembangunan Berkelanjutan” di Taman Tekno IPB, Kamis (20/10/2016).

Lokakarya dibuka oleh Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan IPB, Prof Dr Yonny Koesmaryono, Ia meyakini pengelolaan kawasan konservasi dalam lanskap yang beragam merupakan hal yang menarik untuk dikaji di masa depan. ” Saya mengapresiasi upaya-upaya menuju pengelolaan lanskap berkelanjutan dan semoga hasil lokakarya ini menjadi barokah untuk negeri dan bagi kita semua,” ujar Prof. Yonny dalam sambutannya.

Lokakarya ini bertujuan mengarusutamakan paradigma baru pengelolaan sumberdaya alam pada skala lanskap secara berkelanjutan dan kaitannya dengan pengelolaan kawasan konservasi di Indonesia. Acara ini diikuti 120 peserta dari perwakilan para pihak, baik pemerintah, swasta, LSM, mahasiswa, pakar, dan konsultan yang bekerja di bidang pengelolaan sumber daya alam dan lingkungan.

Semiloka ini menyoroti kegagalan pengelolaan sumber daya alam secara global ketika upaya dan inisiatif yang dibangun untuk menguatkan aspek konservasi bagi ekosistem melalui paradigma pembangunan berkelanjutan tidak dapat menghambat laju kehilangan sumberdaya hayati (biodiversity loss).

“Dengan kerangka pikir saat ini, kehadiran manusia cenderung menurunkan keseimbangan dinamis berbagai subsistem alam hingga batas yang tak terpulihkan. Jika dan hanya jika terbangun kesadaran kolektif yang tinggi atau kesadaran sang khalifah, manusia akan menemukan peran fitrahnya dalam mempertahankan kelestarian jasa ekosistem di muka bumi,” ujar pemakalah utama, Ir. Haryanto, MS. Lebih lanjut, inti dari masalah kelestarian SDA adalah masalah cara pikir dan sistem nilai manusia.

Divisi Manajemen Kawasan Konservasi menyadari adanya kebutuhan untuk mengarusutamakan pembangunan lansekap berkelanjutan ini agar dapat diadopsi para pelaku dan pemerhati konservasi sumberdaya alam, termasuk bagi akademisi perguruan tinggi. Lokakarya dilanjutkan dengan diskusi terfokus yang membahas 3 isu utama, yaitu :

1. Kurikulum, bahan ajar dan agenda penelitian mengenai pengelolaan kawasan konservasi dan peranannya dalam pengelolaan lanskap berkelanjutan (Sustainable Landscape Management).
2. Agenda penguatan kapasitas para pihak untuk mendukung pengelolaan kawasan konservasi dalam konteks pengelolaan lansekap berkelanjutan.
3. Kelembagaan jejaring para pihak untuk mengembangkan mekanisme “shared-learning” dalam pengelolaan lansekap berkelanjutan yang mendukung pengelolaan kawasan konservasi di Indonesia.

Hasil dari lokakarya ini menjadi landasan rangkaian workshop berikutnya dalam mengembangkan kesamaan framework dari para inisiator manajemen skala lanskap, penyusunan program aksi riset, penyusunan program dan agenda peguatan kapasitas para pihak pada beberapa tapak yang relevan, serta pengembangan jejaring.

(Oleh : Red NRMnews.com / Dwi Pravita – Editor : A. Dody R.)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s