Beranda

“…Pengambilalihan Pertamina Geothermal, Akan Perlambat Pengembangan Panas Bumi Indonesia…”


"...Aksi FSPPB Menolak Akuisisi PGE Oleh Pihak Lain..." Photo By : Red.NRMnews.com

“…Aksi FSPPB Menolak Akuisisi PGE Oleh Pihak Lain…” Photo By : Red.NRMnews.com

“…NRMnews.com – JAKARTA, Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu (FSPPB) menolak dilakukannya pengambilalihan PGE oleh pihak manapun (termasuk oleh PLN). Bahwa konsep pengambilalihan kepemilikan saham PT Pertamina (Persero) di PGE oleh pihak manapun (termasuk oleh PLN)  bukanlah solusi yang tepat untuk melakukan percepatan pengembangan panas bumi di Indonesia.

Presiden FSPPB Noviandri menjabarkan pengambilalihan PGE oleh pihak lain merupakan upaya untuk menyingkirkan Pertamina dari industri energi dan sekaligus melemahkan Pertamina dalam persaingan dengan perusahaan energi lainnya, terutama dalam energi geothermal yang merupakan energi masa depan. Energi jenis ini sering kali menjadi incaran para investor swasta baik nasional maupun asing.

“…Hal ini juga tidak akan mengakselerasi dan menambah kapasitas terpasang panas bumi yang telah direncanakan dan ditargetan oleh PGE (sekitar 2.3 GW pada tahun 2025 di Wilayah Kuasa Pengusahaan Panas Bumi (WKP Eksisting), sehingga tindakan pengambilalihan PGE tersebut tidak akan mendukung pencapaian target bauran energi 2025 yang telah dicanangkan oleh Pemerintah (target sekitar 7.2 GW)…”, jelasnya di Kantor FSPPB di Jakarta, Rabu (10/11/2016).

Tindakan pengambilalihan tersebut berpotensi mengakibatkan iklim investasi panas bumi menjadi tidak sehat sehingga menjadi kontraproduktif dengan semangat percepatan pengembangan panas bumi sebagaimana ditetapkan dalam peraturan perundang-undangan panas bumi yang saat ini berlaku.

Dan bila ini terjadi maka konsep pengambilalihan tersebut berpotensi akan bertentangan dengan semangat untuk mengutamakan sumber energi baru terbarukan (termasuk panas bumi)  dalam pemanfaatan sumber energi primer sebagaimana dimaksud dalam Pasal 6 ayat(2)  UU No 30 Tahun 2009 tentang Ketenagalistrikan.

Hal tersebut juga akan memicu potensi masalah hukum diantaranya potensi terlepasnya 12 WKP Eksisting yang saat ini dikelola oleh PGE sehingga operasional pengembangan panas bumi pada WKP Eksisting menjadi terkendala dan potensi gugatan hukum dan Kontraktor Kontrak.

(Oleh : Red NRMnews.com / Dwi Pravita – Editor : A. Dody R.)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s