Beranda

“…Polri, Harap Sidang Pemeriksaan Ahok Cepat Selesai…”


"...Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Mabes Polri Komisaris Besar Polisi, Rikwanto..."

“…Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Mabes Polri Komisaris Besar Polisi, Rikwanto…”

“…NRMnews.com – JAKARTA, Pemeriksaan  “Ahok” Basuki Tjahaja Purnama sebagai tersangka dugaan penistaan agama diharapkan rampung dalam satu hari ini saja.

“…Kita harapkan pemeriksaan sebagai tersangka satu hari ini tuntas karena memang sedikit. Mengulangi tapi posisinya beda, kemarin saksi, hari ini tersangka. Pasti ada pertanyaan tambahan, keterangan tambahan dari Ahok. Itu dinamika dalam pemeriksaan…”.

Demikian dikatakan Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Kombes Rikwanto, di Mabes Polri, Selasa (22/11/2016).

Berdasarkan proses gelar perkara pekan lalu yang memakan waktu sembilan jam, Rikwanto memprediksi waktu pemeriksaan Ahok hari ini tidak akan jauh berbeda dari gelar perkara.

“…Kalau beberapa waktu lalu memakan waktu 9 jam, kalau saat ini mudah-mudahan sama karena bahan dasarnya sudah ada dari gelar perkara, tinggal ditambahkan saja…”, kata dia. Rikwanto menjelaskan pemeriksaan ini hanya menanyakan kembali pertanyaan-pertanyaan yang sudah ada sebelumnya.

“…Pemeriksaan semuanya, kita sebetulnya menanyakan kembali, artinya ada pengulangan, ada juga tambahan bila perlu. Tentunya ada juga hal-hal yang bisa disampaikan Ahok…”, lanjut dia.

Rikwanto menyebutkan penyidik Bareskrim Polri sebelumnya telah memeriksa 24 saksi untuk dimintai keterangan terkait kasus ini. Rikwanto menyatakan seluruh saksi kooperatif dalam memberikan keterangan sehingga mempercepat pemeriksaan Ahok.

Ahok datang ke Mabes Polri pukul 09.00 WIB, ditemani tim pengacara dan ketua tim pemenangan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Prasetio Edi Marsudi.

Sirra Prayuna dari tim kuasa hukum  Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengungkapkan bahwa Ahok didampingi 15 pengacara dalam menghadapi pemeriksaan perdana sebagai tersangka dalam kasus dugaan penistaan agama,

“…Tidak ada sesuatu yang harus dipersiapkan betul. Hanya data dan bukti-bukti yang sudah diajukan pada proses penyelidikan, itu kami cek kembali…”, kata Sirra.

Ahok menjalani pemeriksaan perdana di Gedung Utama Mabes Polri, hari ini, setelah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus itu. Badan Reserse Kriminal Polri menetapkan Ahok sebagai tersangka kasus penistaan agama atas ucapan yang dilontarkan dia saat unjungan kerja ke Kepulauan Seribu pada 27 September 2016.

Kadivhumas Polri Irjen Pol Boy Rafli Amar menyatakan Ahok diduga melanggar Pasal 156 dan 156 huruf a KUHP. “Jadi, tidak berkaitan dengan UU ITE,” kata Boy.

Berdasarkan Peraturan KPU No 9/2016 tentang Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, naiknya status Ahok menjadi tersangka tidak membatalkan kepesertaan pasangan calon nomor urut dua itu pada Pilkada DKI 2017. Pasangan Ahok-Djarot pun tetap berkampanye seperti biasa.

(Oleh: NRMnews.com/ Alam YK.-Editor/A. Dody R.)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s