Beranda

“…Humanika : Aksi 2 Desember, Sesuai Amanat Undang-Undang…”


"...Ribuan Anggota Ormas Islam saat Unjuk Rasa Terkait Pernyataan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), Jum'at (04/11/2016),..." Photo By : Red.NRMnews.com

“…Ribuan Anggota Ormas Islam saat Unjuk Rasa Terkait Pernyataan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), Jum’at (04/11/2016),…” Photo By : Red.NRMnews.com

“…NRMnews.com – JAKARTA, Himpunan Masyarakat untuk Kemanusiaan dan Keadilan (Humanika) menilai indikasi adanya penggulingan kekuasaan atau makar di balik rencana aksi demonstrasi Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF-MUI) pada 2 Desember mendatang sangat lemah dan tidak berdasar.

Kelompok GNPF-MUI sudah berkali-kali menyatakan aksi yang akan digelar 2 Desember akan berlangsung super damai.

Aksi itu menyoroti penanganan kasus penistaan agama dengan tersangka Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Tuduhan tersebut menjadi kontraproduktif dan menimbulkan kegaduhan baru.

“…Tidak kali ini saja penista agama langsung ditahan, sudah banyak contoh kasus di mana polisi sangat sigap menahan para tersangka penista agama, misalnya Lia Eden, Ahmad Musadeq, Permadi SH, Arswendo Atmowiloto dan lain-lain…”, tutur Sekretaris Jenderal Humanika Sya’roni, pada Selasa (22/11/2016)

Menurut dia, GNPF-MUI terpaksa turun ke jalan karena dari awal sudah ragu akan netralitas aparat penegak hukum. Aksi yang dilakukan sudah sesuai amanat Undang-undang Nomor 9 Tahun 1998 tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum.

Justru, Sya’roni menilai respons Kapolri yang mengungkap kemungkinan adanya upaya makar sangat berlebihan. Padahal bila dirunut ke belakang, kata dia, pengerahan massa dalam jumlah besar dan akhirnya menutup akses jalan protokol Sudirman dan Thamrin tidak semata dilakukan GNPF MUI.

“…Para pendukung Presiden Jokowi pernah melakukannya saat pelantikan Presiden Jokowi pada 20 Oktober 2014. Dan pada saat itu Polri sangat bersahabat mengamakan acara yang dikemas dalam tajuk pawai rakyat, Polri menyarankan bagi warga lain untuk mencari jalan alternatif lain karena jalan protokol dari Semanggi hingga Istana Merdeka ditutup mulai pukul 06.00 Wib…”, tutur Sya’roni.

(Oleh : Red NRMnews.com / Alam YK. – Editor : A. Dody R.)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s