Beranda

“…Fadli Zon : Tuduhan Makar, Dirasa Kurang Masuk Akal…”


"...Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon..."

“…Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon…”

“…NRMnews.com – JAKARTA, Wakil Ketua DPR, Fadli Zon merasa prihatin terkait aksi penangkapan yang dilakukan oleh Polda Metro Jaya terhadap 10 orang tokoh dan seniman dengan tuduhan makar.

10 orang yang ditangkap dengan tuduhan makar itu adalah Sri Bintang Pamungkas, Ratna Sarumpaet, Ahmad Dhani, Kivlan Zein, Rachmawati Soekarnoputri, Firza Huzein, Adityawarman Thaha, Eko Suryo Santjojo, Rizal Kobar, dan Jamran.

Fadli menyampaikan keheranannya atas penangkapan tersebut, di sela-sela acara ’17th International Anti-Corruption Conference (IACC)’ di Panama.

“…Saya tak yakin mereka berniat apalagi berbuat makar. Setahu saya, sebagian besar yang kenal, mereka orang-orang yang peduli Merah Putih, kepentingan bangsa. Sebaiknya segera dilepaskan, jika tak ada bukti kuat…”, ujar Fadli dalam rilisnya, pada Jumat (02/12/2016) lalu.

Menurut dia, penangkapan dengan tuduhan makar terhadap orang-orang yang namanya dikenal baik oleh publik, dan aktivitasnya mudah sekali terpantau oleh publik, tentu saja menerbitkan tanda tanya. Polisi dinilai sedang mempertaruhkan kredibilitasnya terkait aksi penangkapan ini.

“…Selain mempertaruhkan kredibilitas, penangkapan ini juga telah menarik mundur iklim demokrasi kita. Penangkapan itu telah membungkam kritik dan menindas kebebasan berpendapat di muka umum. Jangan sampai sesudah melewati fase ‘negara militer’, kini kita malah memasuki fase ‘negara polisi…” tegasnya.

Dia melanjutkan, masyarakat bisa bersama-sama menyaksikan bahwa aksi damai jutaan rakyat dan umat di lapangan Monas sama sekali jauh dari kesan makar seperti yang sebelum ini selalu didengung-dengungkan.

Lalu dia mempertanyakan, apa alasan tuduhan makar terhadap 10 orang itu, yang tidak mengerahkan massa, tidak melakukan gerakan bersenjata ataupun kekuatan yang dapat dikategorikan makar.

“…Ibu Rachmawati itu puteri seorang Proklamator, dan ia kini bahkan memiliki keterbatasan fisik, bagaimana bisa ia dituduh menggerakkan makar ? Ini benar-benar kelihatan mengada-ada…”, pungkasnya.

Wakil ketua umum DPP Partai Gerindra ini menambahkan, dalam waktu dekat DPR melalui Komisi III akan segera meminta penjelasan Kapolri untuk menanyakan persoalan-persoalan ini. Ini sebagai bentuk fungsi pengawasan dan kontrol dari DPR.

“…Jangan sampai Polri malah melakukan tindakan kontra-produktif, dan bahkan cenderung provokatif, di tengah situasi seperti sekarang, ketika publik semakin dewasa dalam berdemokrasi. Jangan sampai penangkapan ini justru tindakan sewenang-wenang, abuse of power…”, pungkas Fadli.

(Oleh : Red.NRMnews.com / Fajar S – Editor : A.Dody.R)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s