Beranda

“…Ketua Fraksi PKS : Pemerintah Diminta Serius Usut Tenaga Kerja Asing Ilegal…”


"....WNA Ilegal Asal China..."

“….WNA Ilegal Asal China…”

“…NRMnews.com – JAKARTA, Banyaknya laporan pelanggaran oleh warga negara asing (WNA), dinilai terkait sejumlah kebijakan pemerintah yang melonggarkan orang masuk ke Indonesia, salah satunya kebijakan bebas visa.

Terkait hal tersebut Pemerintah diminta serius merespons laporan masyarakat terkait banyaknya pelanggaran warga negara asing (WNA) di Tanah Air.

“…Pemerintah harus merespons serius kekhawatiran dan keresahan masyarakat dengan menimbang secara cermat antara target yang ingin dicapai dan ekses negatif dari kebijakan tersebut…”.

Demikian dikatakan Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jazuli Juwaini di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (20/12/2016). Akhir-akhir ini ada fenomena munculnya bendera-bendera asing berkibar di beberapa wilayah yang bukan pada tempatnya.

Selain itu, ada beberapa laporan terkait pelanggaran WNA misalnya adalah kejadian diamankannya warga negara asing (WNA) berkebangsaan China yang tertangkap bertanam cabai yang mengandung bakteri berbahaya.

Bahkan, maraknya tenaga kerja asing dan tidak sedikit yang ilegal saat warga Indonesia di daerah tersebut sulit mencari pekerjaan sehingga menimbulkan kecemburuan dan gesekan.

“…Berbagai peristiwa tersebut menjadi catatan yang kesekian kalinya tentang munculnya kekhawatiran dugaan pelanggaran yang dilakukan WNA yang memanfaatkan kebijakan pemerintah terkait pembebasan visa…”, kata Jazuli Juwaini anggota Komisi I DPR tersebut.

(Oleh : Red.NRMnews.com / Alam YK – Editor : A.Dody.R)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s