Beranda

“…Menko Polhukam Wiranto : Sebelum Keluarkan Fatwa, MUI Perlu Koordinasi Dahulu Dengan Kemenag dan Kepolisian…”


"...Menkopolkam, Wiranto..."

“…Menkopolkam, Wiranto…”

“…NRMnews.com – JAKARTA, Menko Polhukam Wiranto meminta MUI berkoordinasi dengan Kepolisian dan juga Kementerian Agama sebelum mengeluarkan fatwa.

“…Fatwa itu dikeluarkan jangan sampai malah menimbulkan keresahan dan problem. Mengapa ? Karena pertimbangan untuk mengeluarkan fatwa jangan sampai berasal dari satu persepsi atau satu sumber pertimbangan, tetapi juga harus mempertimbangkan dari berbagai perspektif…”, kata Wiranto.

Ia menambahkan, pemerintah terus berupaya menjaga persatuan dan kesatuan antar umat beragama. Sehingga, jangan sampai terganggu dengan hal-hal yang dapat merusak upaya pemerintah itu.

“…Jangan sampai persatuan, kebersamaan, dan toleransi itu justru dirusak dengan hal-hal yang tidak perlu…”, katanya. Terkait hal tersebut, Kapolri Jenderal Tito Karnavian juga meminta  Majelis Ulama Indonesia (MUI) tidak buru-buru mengeluarkan fatwa.

Pernyataan Kapolri ini menyikapi fatwa MUI yang melarang penggunaan atribut natal bagi karyawan muslim yang bekerja di perusahaan tertentu. Fatwa ini pada akhirnya menimbulkan polemik dengan dijadikan landasan bagi ormas melakukan sweeping.

Tito meminta MUI terlebih dulu berkoordinasi dengan kepolisian sebelum mengeluarkan fatwa. “…Ya tolong komunikasikan sebelum (Fatwa) dikeluarkan. Jangan dikeluarkan dulu baru dikoordinasikan kepada kita. Seolah-olah kami yang minta…”, kata Tito di Kemenko Polhukam, Jakarta, Selasa (20/12/2016).

Menurut Tito, koordinasi diperlukan untuk memperjelas fatwa yang dikeluarkan MUI. Dia mencontohkan, fatwa pelarangan pemakaian atribut natal terkesan hanya sepotong.

“…Contohya soal atribut natal. Atribut itu apa saja ? Tidak jelas. Nanti di lapangan kalau ada fatwa yang tidak jelas nanti di bawah itu nanti ada yang bertindak sendiri tanpa kejelasan juga. Orang pakai pakaian sinterklas diambil misalnya…”, ujarnya.

Nantinya Tito akan mengirimkan perwakilan dari kepolisian yang bertugas melakukan koordinasi dengan MUI untuk menggodok sebuah fatwa sebelum dikeluarkan. “…Kita akan lihat, kalau itu fatwanya positif yang kami akan bantu sosialisasikan…”, tukasnya.

 

(Oleh : Red.NRMnews.com / Lola C – Editor : A.Dody.R)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s