Beranda

“…Pasca Bom Tangsel, Anggota Komisi I DPR Minta Pemerintah Lebih Waspada Terkait Ancaman Teror…”


"...Ilustrasi Penangkapan Teroris..." Photo By : Red.NRMnews.com

“…Ilustrasi Penangkapan Teroris…” Photo By : Red.NRMnews.com

“…NRMnews.com – JAKARTA, “…Kami minta pemerintah meningkatkan kewaspadaan karena peristiwa itu terjadi serentak, tidak hanya di Indonesia namun di Turki, Berlin Jerman dan beberapa negara…”.

Demikian dikatakan anggota Komisi I DPR Bobby Rizaldy di Gedung Nusantara I, Jakarta, Rabu (21/12/2016).

Komisi I DPR meminta pemerintah khususnya aparat keamanan meningkatkan kewaspadaan terkait ancaman teror setelah ditemukannya sebuah bom di Kelurahan Babakan, Kecamatan Setu, Tangerang Selatan, Rabu (21/12/2016).

Anggota Komisi I DPR, Bobby Rizaldy tersebut juga turut mengapresiasi kerja Kepolisian bisa melokalisasi ancaman teror, namun dirinya meminta pihak keamanan jangan meremehkan adanya peningkatan eskalasi konflik di beberapa negara sehingga harus diantisipasi.

Menurut dia, status Siaga I harus diterapkan dan yang paling penting keamanan kedutaan negara-negara sahabat harus ditingkatkan. Dia meminta agar koordinasi antarlembaga semakin intensif  agar ada kewaspadaan penuh.

“…Kami belum tahu apakah bom di Tangerang Selatan jaringan lokal atau internasional karena kalau melihat waktunya ada kemungkinan hubungannya…”, ujarnya. Sebelumnya sebuah bom ditemukan di Kelurahan Babakan, Kecamatan Setu, Tangerang Selatan pada Rabu (21/12/2016), bom tersebut rencananya akan diledakkan pada akhir tahun.

Berdasarkan keterangan Kepala Biro Penerangan Masyarakat Humas Polri Brigjen Rikwanto mengatakan, bahwa keberadaan bom tersebut terungkap saat petugas hendak menangkap beberapa terduga teroris di sebuah rumah kontrakan di Kelurahan Babakan, Kecamatan Setu, Tangerang Selatan, pada Rabu sekitar pukul 09.30 WIB.

Dia menjelaskan dalam proses penangkapan tersebut, tiga orang diketahui berada di dalam kontrakan dan melakukan perlawanan. Sementara itu salah satu dari ketiga orang tersebut sempat melemparkan benda yang diduga bom namun tidak meledak. Petugas Kepolisian berhasil melumpuhkan tiga orang tersebut, yaitu O, I, dan H, yang tewas di tempat.

Terkait hal tersebut anggota Komisi I DPR, Bobby Rizaldy meminta agar ada pengaturan yang lebih rinci dalam revisi UU Terorisme mengenai penanganan ancaman terorisme misalnya ketika ada ancaman di kedutaan besar negara sahabat, siapa yang berwenang menanganinya.

“…Hal itu diatur dalam Pasal 43 (b) UU nomor 15 tahun 2003 tentang Terorisme dan perlu diatur lebih jelas. Kalau dilokalisir dilakukan penegak hukum namun untuk zona negara sahabat perlu diatur lebih rinci…”, katanya.

(Oleh : Red.NRMnews.com / Fajar S – Editor : A.Dody.R)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s