Beranda

“…Perbaikan Jembatan Cisomang Akan Berlangsung Tiga Bulan…”


"...Foto Hoax Kemiringan Jembatan Cisomang Akibat Pergeseran Tanah..."

“…Foto Hoax Kemiringan Jembatan Cisomang Akibat Pergeseran Tanah…”

“…NRMnews.com – JAKARTA, Pemerintah melalui Komisi Keamanan Jembatan dan Terowongan Jalan dan Badan Pengatur Jalan Tol Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat membatasi beban lalu lintas Jembatan Cisomang pada Jalan Tol Purwakarta-Bandung-Cileunyi (Purbaleunyi) di KM 100+700.

Hal ini menyusul laporan Badan Usaha Jalan Tol PT Jasa Marga pada Kamis, 22 Desember 2016, telah terjadi pergeseran (deformasi) pada pilar kedua (P2) yang sudah melebihi batas izin yang disyaratkan, namun demikian vibrasi jembatan tersebut masih dalam ambang batas aman.

Sebagai langkah preventif, guna menjamin keselamatan pengguna jalan maka akan dilakukan pembatasan beban lalu-lintas pada Jembatan Cisomang melalui pengalihan arus lalu-lintas. Pengalihannya antara lain, kendaraan dari arah Jakarta menuju Bandung keluar di Gerbang Tol Sadang (KM 75+200) atau Gerbang Tol Jatiluhur (KM 84+600) dan dapat masuk kembali ke jalan tol melalui Gerbang Tol Padalarang (KM 121+400).

Kendaraan dari arah Bandung menuju Jakarta keluar Gerbang Tol Padalarang (KM 121+400) atau Gerbang Tol Cikamuning (KM 116+700) dan masuk kembali ke jalan tol melalui Gerbang Tol Sadang (KM 75+200) atau Gerbang Tol Jatiluhur (KM 84+600).

Pembatasan lalu lintas di Jembatan Cisomang diberlakukan secara efektif mulai hari Jumat, 23 Desember 2016 pukul 00.00 WIB sampai tiga bulan dan akan dievaluasi kembali secara periodik. Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan atau Aher berharap perbaikan Jembatan Cisomang bisa selesai dalam jangka waktu tiga bulan ke depan.

“Sekarang dalam masa perbaikan, mudah-mudahan tiga bulan ke depan bisa selesai dan bisa dinyatakan bagus ya. Artinya perbaikan tersebut berhasil,” kata Ahmad Heryawan, saat meninjau langsung lokasi pergeseran Jembatan Cisomang di KM 100+700 Tol Cipularang, Kabupaten Purwakarta, Sabtu (24/12).

Jembatan Cisomang mengalami pergeseran sekitar 57 cm sehingga untuk sementara waktu tidak dapat dilintasi kendaraan untuk golongan II sampai IV. “Jadi sebagaimana diputuskan oleh Pak Menteri bahwa kehati-hatian adalah yang utama dan sudah diputuskan menteri adalah pengurangan beban. Yang boleh melintas di atas jembatan ini hanya kendaraan golongan I atau kendaran kecil,” ujarnya.

(Oleh : Red NRMnews.com / Dwi Pravita – Editor : A. Dody R.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s