Beranda

“…Pemerintah dan Oposisi Sepakati Gencatan Senjata di Suriah…”


"...Ilustrasi Perang dan Terorisme..."

“…Ilustrasi Perang dan Terorisme…”

“…NRMnews.com – JAKARTA, Gencatan senjata antara militer pemerintah Suriah dan kelompok oposisi, dimulai pada Kamis malam (29/12/2016), pukul 22.00 waktu setempat . Gencatan senjata merupakan hasil dari penandatanganan kesepakatan antara kedua pihak, yang dijamin langsung oleh Rusia dan Turki.

Presiden Rusia, Vladimir Putin, menyatakan, pihaknya mengharapkan gencatan senjata tersebut akan berhasil, untuk menuju kesepakatan perdamaian yang menurut rencana akan dimulai dengan pembicaraannya pada awal tahun 2017 di kota Astana,Kazakhtan.

“ Sekarang kita perlu melakukan apa saja agar kesepakatan ini berhasil. Sehingga, para negosiator dapat datang ke Astana dan memulai bekerja dalam proses perdamaian yang sebenarnya,”ujar Vladimir Putin di Rusia, Kamis (29/12/2016). Vladimir Putin juga mengajak pemerintah Suriah, oposisi bersenjata dan seluruh negara, untuk terlibat dalam kesepakatan ini.

Sementara, kementerian pertahanan Rusia menyatakan 7 grup pemberontak dan 60 ribu petempur terlibat dalam gencatan senjata di seluruh Suriah. Gencatan senjata yang mulai berlaku sejak Kamis malam di Suriah ini memberi jalan menghidupkan kembali negosiasi untuk mengakhiri konflik.

Menteri Luar Negeri Rusia, Sergey Lavrov mengatakan, Presiden terpilih AS Donald Trump menyambut proses perdamaian ini begitu ia menjabat. Sementara, Rusia merupakan sekutu kunci Assad, sedangkan Turki adalah salah satu pendukung utama oposisi.

(Oleh : Red NRMnews.com / Fajar S. – Editor : A. Dody R.)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s