Beranda

“…Kebutuhan Perumahan di Indonesia Dapat Selesai Dalam 29 Tahun…”


"...Ilustrasi komplek perumahan..."

“…Ilustrasi komplek perumahan…”

“…NRMnews.com – JAKARTA, Angka valid selisih antara pasokan rumah dan kebutuhan (backlog) di Tanah Air sebesar 11,4 juta unit yang dirilis oleh Kementerian PUPR masih sering kali dipertanyakan.

Pemerintah menyebutkan kesulitan dalam menghitung angka backlog ini tidak hanya terjadi di Indonesia saja, melainkan di beberapa negara maju dan berkembang lainnya.

“Kita lihat lah wilayah kita demikian luas, ada rumah tangga masyarakat yang membangun rumahnya misalnya di perbatasan. Memang data itu sangat sulit, apalagi itu rumah swadaya. Jadi memang wajar pertanyakan ini,” ujar Direktur Jenderal Pembiayaan Perumahan Kementerian PUPR Maurin Sitorus saat konferensi pers di Kementerian PUPR, Jakarta.

Maurin menerangkan, bila dilihat dari data yang sudah dirilis oleh BPS, rata-rata pembentukan rumah tangga baru sekitar 800-an ribu dan rumah yang dibangun 1,2 juta unit. “Hal menggembirakan, berarti ada penurunan backlog sekitar 400 ribu per tahun,” jelasnya.

Namun, jika dilihat dari besarnya backlog yang saat ini mencapai 11,4 juta unit, maka itu artinya dibutuhkan waktu selama 29 tahun untuk menghilangkan backlog di Indonesia. Dengan catatan, jika benar adanya penurunan backlog sebesar 400 ribu per tahun. Untuk itu, pihaknya berharap backlog di Indonesia bisa tuntas lebih cepat dari yang ditargetkan.

Terutama dibantu oleh dengan adanya Program Sejuta Rumah setiap tahun selama kurun waktu lima tahun. “Supaya backlog itu menjadi 0, dibutuhkan sekitar 29 tahun, kalau 400 ribu per tahun. Jadi satu hal yang sudah sangat serius sebenarnya supaya backlog dapat kita selesaikan lebih cepat dan mudah-mudahan lewat Program Sejuta Rumah penurunan backlog bisa lebih cepat lagi,” tukasnya.

(Oleh : Red NRMnews.com / Fajar S. – Editor : A. Dody R.)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s