Beranda

“…POM TNI Geledah Rumah Laksma Bambang, Amankan Uang Ribuan Dolar…”


"...Ilustrasi Tersangka Kasus Korupsi, Pencucian Uang dan Gratifikasi..." Photo By : Red NRMnews.com

“…Ilustrasi Tersangka Kasus Korupsi, Pencucian Uang dan Gratifikasi…” Photo By : Red NRMnews.com

“…NRMnews.com – JAKARTA, Pusat POM TNI menggeledah rumah Direktur Data dan Informasi Badan Keamanan Laut (Bakamla), Laksamana Pertama (Laksma) TNI Bambang Udoyo, selaku tersangka kasus dugaan suap pengadaan satelit monitoring di Bakamla.

Dari penggeledahan tersebut, diamankan uang sebesar SGD80 ribu dan USD15 ribu. “Sudah kami amankan barang bukti‎ di rumah kediaman BU untuk dijadikan alat bukti di Peradilan Militer,” kata Komandan Puspom TNI Mayjen Dodik Wijanarko di Pusat Penerangan Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Jumat (30/12/2016).  Dodik mengungkapkan, uang yang diduga suap tersebut sudah digunakan oleh Bambang. Bambang sendiri merupakan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dalam pengadaan surveillance system di Bakamla yang berujung suap tersebut.

“Ada kekurangan uangnya ya, karena sudah dipakai untuk yang lain-lain‎ oleh yang bersangkutan (BU),” ujar jenderal bintang dua tersebut. Menurut Dodik, penggeledahan sendiri dilakukan oleh POM TNI tak lama setelah KPK menyebut ada keterlibatan oknum TNI dalam kasus suap di Bakamla. Pihaknya juga sudah melakukan serangkaian pemeriksaan saksi-saksi, termasuk Direktur Utama PT Melati Technofo Indonesia (MTI) Fahmi Darmawansyah, yang sudah ditetapkan tersangka oleh KPK.

Seperti diketahui, kasus suap ini terbongkar dari Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan KPK beberapa waktu lalu. KPK mengamankan Deputi Informasi Hukum dan Kerjasama Bakamla, Eko Susilo Hadi‎, serta tiga pejabat PT Melati Technofo Indonesia (PT MTI) yakni Hardy Stefanus, Muhammad Adami Okta, serta Danang Sriradityo.

Setelah diperiksa, KPK menetapkan Eko Susilo dan tiga pegawai PT MTI, yakni Hardy Stefanus, M Adami Okta, serta Fahmi Dharmansyah selaku Direktur Utama sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap pengadaan monitoring satellite di Bakamla. Sementara Danang dilepaskan dan hanya berstatus saksi.

Laksma TNI Bambang Udoyo diketahui sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Bakamla dalam pengadaan alat tersebut. Bambang yang menjabat sebagai Direktur Data dan Informasi itu menandatangani pengadaan alat tersebut dengan para pemenang lelang di antaranya Direktur PT Zhasa Putra Deratama Radiyan Suryadi, Direktur PT Melati Technofo Indonesia Sumario Heruwido, dan Direktur PT CMI Teknologi Rahardjo Pratjihno.

(Oleh : Red NRMnews.com / Alam Y.K. – Editor : A. Dody R.)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s