Beranda

“…Aksi Bela Rakyat 121 di Bekasi, Mahasiswa Gelar Aksi Teatrikal…”


"...Ilustrasi Demonstrasi Mahasiswa..." Photo By : Red.NRMnews.com

“…Ilustrasi Demonstrasi Mahasiswa…” Photo By : Red.NRMnews.com

“…NRMnews.com – BEKASI, Aksi Bela Rakyat 121 digelar mahasiswa di berbagai daerah di Indonesia.

Tak berbeda di Bekasi, puluhan anggota pergerakan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) cabang Bekasi, melakukan aksi Unjuk Rasa Bela Rakyat 121 di halaman gedung DPRD Kota Bekasi, Jalan Chairil Anwar, Bekasi Timur, Kamis (12/1/2017) siang.

Para mahasiswa menolak kebijakan pemerintah yang dinilai semakin mencekik masyarakat. Koordinator aksi, Bongsu Syahputra, dengan lantang berkata akan terus melawan rezim yang membuat kebijakan tidak pro terhadap rakyat. Mereka mengutuk pemerintahan Jokowi-JK yang saat ini dalam mengambil kebijakan hanya menyengsarakan rakyat dan hanya mementingkan elit-elit politik saja.

Awal tahun 2017 Jokowi mempersembahkan kado yang sangat pahit untuk masyarakat, mulai dari naiknya tarif dasar listrik, pajak STNK, bahan dasar pangan, serta Bahan Bakar Minyak (BBM). Pengkhianatan mereka sudah jelas terhadap bangsa sendiri tidak memihak kepada rakyat,” teriak dia, dan disambut suara gemuruh para mahasiswa.

Setelah terjadi gerakan besar saat ini kata Bongsu, rezim penguasa dan kontrol sosial terlihat saling melempar tanggungjawab. Kebijakan yang saat ini diterapkan bukan untuk kepentingan rakyat, melainkan kepentingan asing, aseng, serta tengkulak – tengkulak kapitalis yang menindas rakyat.

Dalam aksinya mahasiswa juga menggelar aksi teatrikal dengan mengenakan topeng Jokowi. Dalam orasi yang memakan waktu lebih kurang 30 menit, Dua orang anggota DPRD dari fraksi PDI Perjuangan, Hasan Tiger dan Wasimin, menerima aspirasi para mahasiswa.

Mereka meminta kepada wakil rakyat untuk menyampaikan aspirasinya ke DPR RI dan Pemerintah pusat dengan tuntutan yakni: 1. Menolak tegas PP No.60 tahun 2016 agar segera dicabut oleh pemerintah dan menolak kenaikan harga BBM yang tidak berpihak pada rakyat serta menjamin terpenuhinya kebutuhan BBM diseluruh SPBU.

2. Menolak kenaikan tarif dasar listrik 900va karena berdampak melemahnya perekonomian rakyat dan daya beli masyarakat, menjalankan program nawa cita sesuai dengan janji kampanye Jokowi – JK yang pro terhadap wong cilik agar tidak menjadi Duka Cita untuk Indonesia.

3. Menuntut pemerintah agar tidak saling lempar kesalahan dalam membuat kebijakan dan menuntut pemerintah untuk transparansi dalam mengelola sistem pemerintahan yang andil dan bémartabat. 4. Bebaskan beberapa aktivis yang masih ditahan oleh pihak keamanan karena dugaan makar yang dituduhkan sampai saai ini belum bisa dibuktikan secara nyata. Sebab, ini sama saja melakukan pembatasan ekspresi dan aspirasi di muka umum oleh pemerintah.

(Oleh : Red NRMnews.com / Alam Y.K – Editor : A. Dody R.)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s