Beranda

“…10 juta Bibit Cabai Rawit Akan Didistribusikan Bagi Masyarakat…”


"...Komoditas Cabai Merah..."

“…Komoditas Cabai Merah…”

“…NRMnews.com – JAKARTA, menyikapi kenaikan harga cabai disejumlah daerah, Kementerian Pertanian melakukan beberapa strategi, diantaranya memperpendek distribusi cabe rawit guna menekan kenaikan harga akibat mahalnya biaya transportasi serta meminta petani segera melakukan panen cabai rawit sebelum cuaca buruk datang.

Strategi jangka panjang, Kementrian Pertanian RI mendorong pembentukan Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) agar masyarakat bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari secara mandiri. Ibu rumah tangga juga diminta untuk menanam cabai rawit di rumah minimal 5 pohon.

Menurut Menteri Pertanian Andi Amran Sulaeman, pihaknya sudah menyiapkan bantuan 10 juta bibit cabai rawit untuk diberikan kepada masyarakat melalui kerjasama dengan tim Pengerak PKK di daerah masing-masing. “Semua kami kembangkan KRPL yaitu pangan lestari, ada satu desa semua masif menanam cabai rawit. Cabe biar diselesaikan dengan rumah tangga. Ini salah satu solusi,” tutur Amran Sulaeman di Kendari, Jum’at (13/1/2016).

Lebih lanjut Amran Sulaeman menjelaskan, dari beberapa jenis cabai, hanya jenis cabai rawit yang mengalami kenaikan, sementara jenis cabai lain justru mengalami penurunan harga. Salah satu penyebab naiknya harga cabai rawit akibat terkena dampak badai la nina disejumlah daerah. Amran menambahkan, harga cabai dalam beberapa hari ini sudah mulai turun di beberapa daerah sudah berkisar Rp 40 ribu- Rp 60 ribu per kilogramnya.

(Oleh : Red NRMnews.com / Alam Y. K. – Editor : A. Dody R.)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s