Beranda

“…Borobudur Cultural Feast 2017, Meriahkan Tutup Tahun 2017…”


Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

“…NRMnews.com – Magelang-Jateng, Jelang tutup tahun 2017 dan menyambut tahun 2018 PT. Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko dengan di dukung oleh Kementrian Pariwisata menggelar kegiatan akbar bernilai budaya ” Borobudur Cultural Feast 2017 “ untuk kedua kalinya di pelataran Candi Borobudur pada tanggal 30-31 Desember 2017 dengan mengambil tema “ Pasar Rakyat dan Cultural Carnival Festival”, yang akan diikuti seluruh masyarakat Borobudur.

Kunjungan para wisatawan baik domestik maupun manca negara jelang penutupan tahun 2017 dan menyambut tahun 2018 sungguh luar biasa. Ratusan ribu orang datang mengunjungi Candi Borobudur.

Dalam sambutannya Direktur Utama PT. Taman Wisata Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko Edy Setiyono menyatakan sebagai pengelola Taman Wisata Candi Borobudur terpanggil untuk melakukan upaya pengembangan dan kecintaan terhadap warisan budaya dunia serta mengoptimalkan pemberdayaan terhadap lingkungan disekitar Candi Borobudur untuk meningkatkan potensi dan kreatif dibidang seni dan budaya.

Acara Hari Raya Kebudayaan diisi dengan Lomba kreasi masak ikan Beong, pentas seni dan budaya, lomba Kostum Budaya, Pasar Jajanan Tradisional dan Pelepasan Lampion di akhir acara dan Acara Pentas Musik di taman Lumbini Candi Borobudur dirangkai dalam sebuah acara bernama ” Borobudur Nite – Music & Lantern “.

Asisten Deputi Bidang Pengembangan Segmen Pasar Bisnis dan Pemerintah Kemenpar RI, Tazbir SH.M menyoroti program Balkondes (Balai Ekonomi Desa) ini sungguh luar biasa dimana desa-desa dan lingkungan Candi Borobudur telah terbangun.

Balkondes (Balai Ekonomi Desa) ini adalah satu-satunya saat ini. Dan sangat baik untuk di kembangkan. Bahkan diharapkan daerah-daerah lain dapat belajar agar mereka pun dapat menerapkan program Balkondes ini di wilayah mereka.

Sungguh Borobudur Cultural Feast 2017 ini sudah sangat baik di tahun kedua penyelenggaraannya dengan hampir 99% yang mengisi acara adalah masyarakat Borobudur dan hanya 1% saja mendatangkan dari luar wilayah Borobudur.

Sementara Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Muhadjir Effendy yang juga berkesempatan untuk hadir berkenan untuk mengunjungi Museum Borobudur dan menghimbau bahwa tanggung jawab menjaga warisan budaya yang tidak ada duanya di dunia Candi Borobudur ada pada seluruh masyarakat bersama dengan pengurus dan pengelola di Taman Wisata Candi Borobudur dan Pemerintah baik Daerah maupun Pusat.

Dalam pemeliharaan dan pengelolaan Candi Borobudur adalah sebaiknya juga bekerjasama dengan pihak-pihak terkait yang mengerti dan paham benar bagaimana ajaran-ajaran yang terkandung dalam Candi Borobudur karena Candi Borobudur ini berkaitan erat dengan suatu agama agar tidak ada kesalahan dalam mengelolanya.

Dukungan yang diberikan Kemenpar mengedepankan strategi Branding bertujuan untuk mempromosikan Pesona Indonesia melalui Borobudur Cultural Feast secara massif kepada masyarakat yang berkunjung pada event ini.

Melalui Branding ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat Indonesia untuk melakukan perjalanan wisata di dalam negeri terutama untuk mengunjungi Provinsi Jawa Tengah.

(Oleh : Red.NRMnews.com / Santi Widianti – Editor : A.Dody.R)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s