Warta Berita

“…Tak Dilirik Pemerintah, Keramba Jaring Apung Produksi Indonesia Justru Diminati Pasar Global…”


” General Manager PT Ganiarta Dwi Tunggal, Andi  J. Sunim (tengah)…”

“…NRMnews.com – JAKARTA, Perusahaan swasta nasional PT Ganiarta Dwitunggal yang mempr oduksi Keramba Jaring Apung (KJA) Offshore Submersible merk Aquatec telah berhasil menembus pasar ekspor wnegara, termasuk Tiongkok.

Menurut Andi J. Sunadim, General Manager PT Ganiarta Dwitunggal, sejak 6 tahun lalu, Aquatec telah mengekspor KJA ke negara tetangga seperti Singapura, Malaysia, dan Filipina. Di samping itu, ekspor ke Afrika dan China juga berjalan lancar. “Tahun ini, pemerintah Maldive bahkan memesan langsung ke Aquatec tanpa tender dan tanpa peranan rekanan,” kata Andi.

Menembus pasar Negeri Tirai Bambu tentunya bukan perkara mudah. Sentra perikanan budidaya laut di Tiongkok kebanyakan berada di daerah selatan, khususnya di daeah Pulau Hainan yang merupakan daerah angin topan ‘Typhoon’ yang kerap merusak fasilitas dan sarana para pembudidaya. Kerugian setiap tahun diderita pembudidaya, nilainya luar biasa.

Dua tahun lalu Aquatec berkunjung ke Hainan bertemu dengan beberapa pembudidaya besar disana. Ada kesepahaman bahwa KJA offshore submersible lah yang menjadi satu-satunya solusi menghadapi Typhoon. Namun harga KJA offshore submersible yang ada sangat mahal dan tidak terjangkau.

“Mereka membutuhkan KJA offshore submersible yang tangguh, bisa bertahan di permukaan laut dengan ombak 5-6 meter. Lebih dari itu, ikan yg dibudidaya tidak akan tahan dan KJA harus ditenggelamkan 10-15 meter di bawah permukaan laut. Setelah Typhoon lewat maka KJA harus dengan mudah bisa diapungkan kembali ke permukaan laut,” jelas Andi.

Harganya harus murah, mudah di operasikan, juga cepat bisa di tenggelamkan dan dinaikan kembali ke permukaan laut. Untuk mencapai hal tsb, Aquatec lah yang dipercaya dapat membuat KJA offshore submersible seperti yang dimaksud. KJA tsb juga harus mengadaptasi kebiasaan cara kerja nelayan di Tiongkok.

Dengan demikian mulailah Aquatec research KJA offshore submersible sesuai category yang telah ditentukan. Alhasil tahun ini Aquatec telah meraih keberhasilan di Hainan – Tiongkok. ” Kami bangga bisa membawa ‘ karya anak bangsa Indonesia’ ke negara tirai bambu, memberi solusi ke negara sekelas Tiongkok, dan mengharumkan nama produk Indonesia,” kata Andi.

Di balik keberhasilan tersebut, dirinya menyayangkan adanya kontradiksi pada peresmian KJA jenis Offshore (bukan Submersible) di Pangandaran – Jawa Barat (24/4). Saat pemerintah gencar mengampanyekan penggunaan produksi dalam negeri, situasi kontradiktif terlihat pada acara peresmian KJA Offshore buatan Norwegia.

Produsen dalam negeri, PT Aquatec sudah mengajukan penawaran KJA Offshore ke KKP jauh sebelum tender pengadaan dilakukan. Namun KKP jalan terus dengan ‘menabrak’ beberapa regulasi diantaranya P3DN (Peningkatan Penggunaan Produksi Dalam Negeri), Inpres No. 2/2009 tentang penggunaan produk dalam negeri dalam pengadaan barang/jasa pemerintah, Undang-undang No. 3/2014 tentang Perindustrian. Selain itu, ada Peraturan Menteri Perindustrian No.02/m-ind4per/1/2014 tentang pedoman peningkatan penggunaan produk dalam negeri dalam pengadaan barang dan jasa.

Tender KKP pun dijalankan dengan syarat antara lain; keharusan ‘Sertifikasi Norwegian Standard’, dengan arti kata produk dalam negeri tidak ada tempat. Sebagaimana yang terjadi, akhirnya produk Norwey lah yang menang. Bila syaratnya adalah ‘ sertifikasi Japanese Standard’, tentu produk Jepang yang terpilih. Padahal dalam hal KJA, secara internasional, standardisasi tidak mengacu pada ‘Norwegian Standard’. “Norwegia bukanlah negara yang punya otoritas mengatur standard produk KJA,” pungkas Andi.

(Oleh : Dwi Pravita / Editor : A. Dody R.)

Kategori:Warta Berita

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s